Perusahaan Baru IPO Ini Laba Bersihnya Melesat 172%, tapi Sahamnya duh...
JAKARTA, investor.id - PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) membukukan pendapatan Rp 32,95 miliar pada 2022, naik 215% dari 2021 Rp 10,45 miliar.
Dalam laporan keuangan 2022 yang diunggah di website perseroan, tercatat beban pokok pendapatan Rp 18,07 miliar dan laba bruto Rp 14,87 miliar.
Angka laba bruto pada 2022 itu melambung jauh dari raihan tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan Rp 1,33 miliar.
Namun demikian, beban umum dan administrasi pada tahun lalu mencapai Rp 5,31 miliar dan beban usaha lainnya Rp 828,04 juta. Alhasil laba usaha Rp 8,73 miliar dan laba sebelum pajak penghasilan Rp 7,89 miliar.
Laba neto tahun berjalan pada 2022 mencapai Rp 7,49 miliar, melesat 172% dari posisi tahun 2021 di Rp 2,75 miliar.
Cakra Buana Resources Energi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Januari 2023. CBRE sebelumnya menetapkan harga initial public offering (IPO) Rp 108 per saham.
Masa penawaran umumnya berlangsung mulai 2-5 Januari dan dikawal RHB Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek, bersama KGI Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.
Perseroan melepas sebanyak 738 juta saham atau sebesar 16,26% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Jumlah keseluruhan nilai IPO adalah Rp 79,7 miliar.
Pada perdagangan sesi I tanggal 24 Maret, saham CBRE diparkir di Rp 50. Sejak perdana listing, CBRE sudah ambles 65,52%. Saham CBRE betah di Rp 50 mulai dari 13 Maret lalu.
Perseroan menjalankan kegiatan usaha di bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum. Perseroan memiliki dan mengoperasikan armada berupa kapal tunda (tugboats) dan kapal tongkang (barge) dengan kapasitas 2.000 MT hingga 8.000 MT dalam menunjang kegiatan usahanya.
Kegiatan usahanya yaitu jasa dalam pengangkutan melalui laut untuk komoditas curah seperti hasil tambang, barang konstruksi, alat berat, barang-barang pertanian, dan barang-barang industri lainnya.
CBRE didirikan di Jakarta pada Juni 2016. Perusahaan bergerak di bidang jasa angkutan moda laut dalam negeri dan luar negeri dengan area operasi armada kapal di perairan Indonesia seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, Bali & Nusa Tenggara.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



