Minggu, 21 Juni 2026

Lepas Indihome, Dampaknya Positif bagi Telkom (TLKM) Belum Sekarang

Penulis : Parluhutan Situmorang
12 Apr 2023 | 08:55 WIB
BAGIKAN
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menutup tahun buku 2022 dengan kinerja yang memuaskan melalui pertumbuhan positif baik dari sisi pendapatan, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA), maupun laba bersih operasi. (foto : Dok. Telkom)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menutup tahun buku 2022 dengan kinerja yang memuaskan melalui pertumbuhan positif baik dari sisi pendapatan, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA), maupun laba bersih operasi. (foto : Dok. Telkom)

JAKARTA, Investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah menandatangani pelepasan IndiHome untuk diintegrasikan dengan Telkomsel. Integrasi tersebut belum berdampak terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka pendek.

Telkomsel akan mengakuisisi Indihome senilai Rp 58,3 triliun. Aksi ini akan berimbas terhadap peningkatan kepemilikan saham TLKM di Telkomsel dari 65% menjadi 69,9%. Sedangkan sisanya dikuasai Singtel.

CGS CIMB Sekuritas menyebutkan aksi korporasi ini lepas dari kantong kiri masuk ke kantong kanan. “Kami menilai aksi korporasi ini tidak berdampak bagi laba TLKM tahun 2023-2025, namun pengelolaan Indihome diharapkan lebih bagus dan secara bersamaan jumlah pelanggan Telkomsel akan bertumbuh dalam jangka panjang,” tulisnya dalam riset terbarunya.

ADVERTISEMENT

Hal ini mendorong CGS CIMB Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi add saham TLKM dengan target harga Rp 4.300. Target harga tersebut telah mempertimbangkan aksi korporasi tersebu tuntas pada awal kuartal III-2023.

Meski tidak berimbas terhadap laba berih perseroan tahun 2023-2025, dia mengatakan, aksi korporasi tersebut akan membuat margin EBITDA Indihome turun, karena harus membayar biaya sewa fiber ke TLKM.

Bahkan, terang dia, melalui pelepasan Indihome ini, Telkom berpotensi mendiring perusahaan yang khusus pengelolaan jaringan telekomunikasi, seperti fiber, dalam jangka panjang. Sebab, infrastruktur jaringan fiber IndiHome kemungkinan tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia