Sabtu, 4 April 2026

Lepas Indihome, Dampaknya Positif bagi Telkom (TLKM) Belum Sekarang

Penulis : Parluhutan Situmorang
12 Apr 2023 | 08:55 WIB
BAGIKAN
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menutup tahun buku 2022 dengan kinerja yang memuaskan melalui pertumbuhan positif baik dari sisi pendapatan, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA), maupun laba bersih operasi. (foto : Dok. Telkom)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil menutup tahun buku 2022 dengan kinerja yang memuaskan melalui pertumbuhan positif baik dari sisi pendapatan, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA), maupun laba bersih operasi. (foto : Dok. Telkom)

JAKARTA, Investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah menandatangani pelepasan IndiHome untuk diintegrasikan dengan Telkomsel. Integrasi tersebut belum berdampak terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka pendek.

Telkomsel akan mengakuisisi Indihome senilai Rp 58,3 triliun. Aksi ini akan berimbas terhadap peningkatan kepemilikan saham TLKM di Telkomsel dari 65% menjadi 69,9%. Sedangkan sisanya dikuasai Singtel.

CGS CIMB Sekuritas menyebutkan aksi korporasi ini lepas dari kantong kiri masuk ke kantong kanan. “Kami menilai aksi korporasi ini tidak berdampak bagi laba TLKM tahun 2023-2025, namun pengelolaan Indihome diharapkan lebih bagus dan secara bersamaan jumlah pelanggan Telkomsel akan bertumbuh dalam jangka panjang,” tulisnya dalam riset terbarunya.

Advertisement

Hal ini mendorong CGS CIMB Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi add saham TLKM dengan target harga Rp 4.300. Target harga tersebut telah mempertimbangkan aksi korporasi tersebu tuntas pada awal kuartal III-2023.

Meski tidak berimbas terhadap laba berih perseroan tahun 2023-2025, dia mengatakan, aksi korporasi tersebut akan membuat margin EBITDA Indihome turun, karena harus membayar biaya sewa fiber ke TLKM.

Bahkan, terang dia, melalui pelepasan Indihome ini, Telkom berpotensi mendiring perusahaan yang khusus pengelolaan jaringan telekomunikasi, seperti fiber, dalam jangka panjang. Sebab, infrastruktur jaringan fiber IndiHome kemungkinan tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 22 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 44 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 46 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 58 menit yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia