Lepas Indihome, Dampaknya Positif bagi Telkom (TLKM) Belum Sekarang
JAKARTA, Investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah menandatangani pelepasan IndiHome untuk diintegrasikan dengan Telkomsel. Integrasi tersebut belum berdampak terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka pendek.
Telkomsel akan mengakuisisi Indihome senilai Rp 58,3 triliun. Aksi ini akan berimbas terhadap peningkatan kepemilikan saham TLKM di Telkomsel dari 65% menjadi 69,9%. Sedangkan sisanya dikuasai Singtel.
CGS CIMB Sekuritas menyebutkan aksi korporasi ini lepas dari kantong kiri masuk ke kantong kanan. “Kami menilai aksi korporasi ini tidak berdampak bagi laba TLKM tahun 2023-2025, namun pengelolaan Indihome diharapkan lebih bagus dan secara bersamaan jumlah pelanggan Telkomsel akan bertumbuh dalam jangka panjang,” tulisnya dalam riset terbarunya.
Hal ini mendorong CGS CIMB Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi add saham TLKM dengan target harga Rp 4.300. Target harga tersebut telah mempertimbangkan aksi korporasi tersebu tuntas pada awal kuartal III-2023.
Meski tidak berimbas terhadap laba berih perseroan tahun 2023-2025, dia mengatakan, aksi korporasi tersebut akan membuat margin EBITDA Indihome turun, karena harus membayar biaya sewa fiber ke TLKM.
Bahkan, terang dia, melalui pelepasan Indihome ini, Telkom berpotensi mendiring perusahaan yang khusus pengelolaan jaringan telekomunikasi, seperti fiber, dalam jangka panjang. Sebab, infrastruktur jaringan fiber IndiHome kemungkinan tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






