Sabtu, 4 April 2026

IPO, Berikut Profil dan Kinerja Keuangan VKTR Milik Grup Bakrie

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Mei 2023 | 10:08 WIB
BAGIKAN
Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie. (Instagram/VKTR)
Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie. (Instagram/VKTR)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 8,75 miliar saham atau 20%.

VKTR akan menyusul sejumlah perusahaan Grup Bakrie yang duluan sudah masuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Antara lain, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang juga pemegang saham VKTR, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan lain-lain.

Harga penawarannya di kisaran Rp 100-130 per saham sehingga dana IPO yang bisa diraih sebanyak-banyaknya Rp 1,13 triliun. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 26-31 Mei 2023. Perkiraan masa penawaran umum 12-14 Juni dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan 16 Juni.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Ciptadana Sekuritas Asia, Samuel Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas.

Advertisement

Pemegang saham VKTR sebelum IPO ialah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) 56,94%; PT Bakrie Metal Industries 27,56%, dan PT Kuantum Akselerasi Indonesia 15,50%.

Perseroan didirikan pertama kali dengan nama PT Bakrie Steel Industries pada tanggal 23 November 2007 dan mulai beroperasi pada tahun 2007. Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT VKTR Teknologi Mobilitas pada tanggal 29 Maret 2022.

Kegiatan usaha VKTR saat ini adalah bergerak di bidang perdagangan besar mobil baru dan sepeda motor baru berupa kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), komponen suku cadang, aksesori mobil, dan industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, sepeda motor roda dua dan tiga serta industri pengecoran besi dan baja, industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor roda empat atau lebih melalui perusahaan anak.

VKTR adalah salah satu pionir dalam bidang elektrifikasi transportasi di Indonesia. Perseroan memulai perjalanannya dalam menjual bus listrik pada tahun 2018. Perseroan melakukan peluncuran produk bus listrik BYD di IMF/World Bank Conference sebagai langkah permulaan mengenalkan bus listrik di Indonesia.

Sampai saat ini, VKTR masih berfokus untuk melakukan penjualan business-to-business (B2B) dengan membawa bus listrik dari merek BYD, Switch Mobility, dan JAC.

Pada tahun 2022, VKTR telah menandatangani kerja sama dengan TransJakarta dalam penggunaan bus listrik sebagai salah satu moda transportasi yang akan dioperasikan oleh TransJakarta. Bus yang perseroan gunakan untuk hal tersebut adalah hasil dari kerja sama dengan BYD, salah satu produsen bus terbesar di dunia yang berbasis di Cina. Saat ini perseroan telah menjual 30 EV bus kepada Mayasari Bakti yang telah dioperasikan oleh TransJakarta.

Perseroan saat ini merupakan salah satu pelaku bisnis dalam perdagangan komponen suku cadang, aksesori, dan besi bekas (scrap) di Indonesia.

Perseroan memulai perjalanannya dalam perdagangan komponen suku cadang, aksesori, dan besi bekas (scrap) pada tahun 2007, di mana perseroan memulai distribusi untuk beberapa jenis komponen kendaraan komersial dan juga alat berat, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengadaan komponen operasional perusahaan kontraktor pertambangan, perkebunan kelapa sawit dan beberapa pengguna langsung.

Untuk mendukung kegiatan usahanya, perseroan memiliki perusahaan anak yaitu PT Bakrie Autoparts (BA), PT Braja Mukti Cakra (BMC) dan PT Bina Usaha Mandiri Mizusawa (BUMM).

BA merupakan pembuat komponen otomotif yang menyuplai ATPM besar di Indonesia, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. BMC bergerak di sektor industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor roda empat atau lebih. BUMM bergerak di bidang industri pengecoran besi dan baja dengan menyediakan sparepart untuk general casting, otomotif, dan alat berat untuk pasar domestik.

Kinerja Keuangan

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 22 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 44 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 46 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 58 menit yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia