Meski IHSG Anjlok 44,68 Poin, Investor Asing Tetap Net Buy Saham Rp 431,80 Miliar
JAKARTA, investor.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/5/2023), ditutup anjlok 44,68 poin (0,67%) ke level 6.636,42, investor asing justru menorehkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 431,80 miliar di seluruh pasar.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 442,97 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 160,29 miliar, PT Hillcon Tbk (HILL) Rp 99,37 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 58,94 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 50,27 miliar.
Sebaliknya, lima saham ini mengalami penjualan bersih (net sell) terbanyak oleh investor asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 167,86 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 59,55 miliar, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 32,04 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 24,35 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 23,82 miliar.
Adapun pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh penurunan saham sektor industri 1,42%, sektor konsumer non primer 0,99%, sektor material dasar 0,69%, dan sektor kesehatan 0,84%. Sebaliknya, penguatan melanda saham sektor transportasi 1,30%, sektor konsumer primer 0,45%, sektor energi 0,43%, dan keuangan 0,29%.
Meskipun IHSG terjerembap, lima saham ini masih kokoh dengan penguatan tajam, yaitu saham PT Ateliers Mecaniques D Indonesia Tbk (AMIN) naik Rp 36 (33,33%) menjadi Rp 144, PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) naik Rp 58 (33,33%) menjadi Rp 232, dan PT Alumindo Ligth Metal Industry Tbk (ALMI) naik Rp 46 (21,50%) menjadi Rp 260.
Kemudian, saham PT MD Pictures Tbk (FILM) naik Rp 400 (18,87%) menjadi Rp 2.520 dan PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) menguat Rp 85 (15,74%) menjadi Rp 625.
Sebaliknya, lima saham berikut turun tajam, yaitu saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






