Jumat, 15 Mei 2026

Meski IHSG Anjlok 44,68 Poin, Investor Asing Tetap Net Buy Saham Rp 431,80 Miliar

Penulis : Parluhutan Situmorang
30 Mei 2023 | 17:21 WIB
BAGIKAN
Karyawati melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Karyawati melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/5/2023), ditutup anjlok 44,68 poin (0,67%) ke level 6.636,42, investor asing justru menorehkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 431,80 miliar di seluruh pasar.

Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 442,97 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 160,29 miliar, PT Hillcon Tbk (HILL) Rp 99,37 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 58,94 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 50,27 miliar.

Sebaliknya, lima saham ini mengalami penjualan bersih (net sell) terbanyak oleh investor asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 167,86 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 59,55 miliar, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 32,04 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 24,35 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 23,82 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh penurunan saham sektor industri 1,42%, sektor konsumer non primer 0,99%, sektor material dasar 0,69%, dan sektor kesehatan 0,84%. Sebaliknya, penguatan melanda saham sektor transportasi 1,30%, sektor konsumer primer 0,45%, sektor energi 0,43%, dan keuangan 0,29%.

Meskipun IHSG terjerembap, lima saham ini masih kokoh dengan penguatan tajam, yaitu saham PT Ateliers Mecaniques D Indonesia Tbk (AMIN) naik Rp 36 (33,33%) menjadi Rp 144, PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) naik Rp 58 (33,33%) menjadi Rp 232, dan PT Alumindo Ligth Metal Industry Tbk (ALMI) naik Rp 46 (21,50%) menjadi Rp 260.

Kemudian, saham PT MD Pictures Tbk (FILM) naik Rp 400 (18,87%) menjadi Rp 2.520 dan PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) menguat Rp 85 (15,74%) menjadi Rp 625.

Sebaliknya, lima saham berikut turun tajam, yaitu saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia