Jumat, 15 Mei 2026

VKTR-ITB Rancang Bus dan Truk Listrik Aerodinamis plus Estetik

Penulis : Muawwan Daelami
14 Jul 2023 | 18:58 WIB
BAGIKAN
Pabrik VKTR. (Foto: Istimewa)
Pabrik VKTR. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), perusahaan kendaraan listrik milik Grup Bakrie, terus memperlebar jangkauan bisnisnya usai menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Kali ini, VKTR membuka House of Design di Gedung Science and Techno Park (STP) Ganesha, Institut Teknologi Bandung (ITB), di Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/7/2023).

Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhamad Abduh menandatangani langsung perjanjian kerja sama tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurut Gilarsi, kendaraan listrik terutama bus dan truk listrik merupakan bagian dari tren masa depan yang menuju ramah lingkungan. Karena itu, desain modern, dinamis, dan futuristik diperlukan sambil tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan. "Kami yakin bersama ITB, kami mampu mewujudkannya," ucap Gilarsi dalam keterangannya.

Untuk itu, persiapan dan riset matang serta komunikasi intensif bersama berbagai pihak termasuk karoseri dibutuhkan untuk mendesain bus dan truk listrik.

Sebagai contoh, bus listrik memiliki baterai dengan bobot yang lebih berat, sehingga desainnya harus disesuaikan kebutuhan karoseri dalam membangun bodi kendaraan.

Sebelum menggandeng ITB, VKTR juga telah mngembangkan fasilitas pabrik perakitan unit bus dan truk listrik di Magelang, Jawa Tengah. Fasilitas produksi tersebut merupakan hasil kerja sama antara VKTR dan Tri Sakti melalui perusahaan patungan PT VKTR Sakti Industries.

"Kami berharap House of Design ini dapat menghasilkan desain yang bukan saja bernilai estetik, tetapi juga mengadopsi teknologi aerodinamis tingkat tinggi agar bodi kendaraan yang dihasilkan dapat menghemat energi," papar Gilarsi.

Perlu diketahui, House of Design merupakan co-working space antara VKTR dan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Tim yang terlibat di proyek ini terdiri atas para alumni FSRD ITB yang berpengalaman di teknik desain kendaraan listrik. Selain itu, lembaga tersebut juga bakal menjadi laboratorium bagi mahasiswa jurusan terkait di FSRD ITB.

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhamad Abduh merespons positif baik kerja sama ini. Dia mengaku bersyukur dapat berkontribusi dan ambil bagian dalam rangkaian proyek kendaraan masa depan.

"Ini merupakan sumbangsih kami bagi Indonesia. Sebagai institusi pendidikan terkemuka di Tanah Air, kami berkomitmen mendukung upaya pemerintah mencapai target peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia," ujar Abduh.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 7 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 50 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 54 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia