Jumat, 15 Mei 2026

Saham Garda Tujuh (GTBO), Pernah Terancam Delisting hingga Cetak ARA Berhari-hari

Penulis : Parluhutan Situmorang
2 Aug 2023 | 15:40 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pertambangan batu bara PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO). (Foto: Perseroan)
Aktivitas pertambangan batu bara PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, Investor.id – Saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) berhasil melesat hingga mencatatkan auto reject atas (ARA) dalam dua hari berturut-turut. Hal ini menjadikan penguatan harga saham emiten batubara ini telah mencapai 55,76% dalam dua hari terakhir.

Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GTBO kemarin ditutup ARA dengan penguatan Rp 52 menjadi Rp 260 per saham. Penguatan serupa hingga ARA kembali terjadi, Rabu (2/8/2023), mencapai Rp 64 menjadi Rp 324.

Pencapain harga tersebut merupakan level tertinggi atas saham GTBO terhitung sejak 29 Agustus 2018 atau dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Meski tertinggi baru, ternyata saham GTBO pernah melesat lebih dari Rp 6.000 pada tahun 2013. 

ADVERTISEMENT

Sebelum mencapai level tertinggi baru, saham GTBO sempat nyaris di delisting oleh bursa, karena suspensi saham GTBO telah berlangsung lama hingga nyaris 24 bulan. Ancaman delisting itu merujuk pada sejumlah ketentuan. Misalnya, pengumuman BEI nomor SPT-00017/BEI.PP3/07-2020 pada 14 Juli 2020 soal suspensi efek, dan peraturan BEI nomor I-I mengenai penghapusan pencatatan (delisting), dan pencatatan kembali (relisting) saham.

Sedangkan berdasarkan keterbukaan informasi terungkap bahwa laba bersih perseroan melesat sebanyak 478,61% dari US$ 1,59 juta menjadi US$ 9,20 juta pada semester I-2023.

Lonjakan laba bersih tersebut didukung atas lompatan penjualan perseroan dari US$ 19,27 juta menjadi US$ 35,72 juta. Sedangkan total liabilitas perseroan menunjukkan penurunan dari US$ 14,81 juta menjadi US$ 12,21 juta.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia