ABMM Jagoan Lo Kheng Hong Laba Bersihnya Melambung, Ternyata karena Ini
JAKARTA, investor.id - Emiten pertambangan jagoan Lo Kheng Hong, PT ABM Investama Tbk (ABMM) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) US$ 188,52 juta pada semester I-2023. Nilainya melambung 97,4% dari US$ 95,48 juta di periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2023, ABM Investama mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan US$ 763,18 juta, meningkat 17% dibandingkan semester I-2022 di posisi US$ 652,20 juta. Beban pokok pendapatan ikut naik dari US$ 407,98 juta menjadi US$ 521,32 juta.
Alhasil, laba bruto perseroan sebenarnya turun dari US$ 244,22 juta ke US$ 241,85 juta. Dan laba usaha juga ikut turun dari US$ 199,69 juta menjadi US$ 181,23 juta.
Tetapi, laba periode berjalan ABM Investama naik dari US$ 140,86 juta ke US$ 213,23 juta. Pasalnya, per 30 Juni 2023, ABMM mencatatkan bagian atas laba entitas asosiasi US$ 94,28 juta. Sementara, pada periode yang sama tahun lalu belum tercatat bagian atas laba entitas asosiasi.
Selain itu, terdapat pendapatan dividen US$ 19,89 juta di semester I-2023, sedangkan di periode sama tahun lalu tak ada pencatatan pendapatan dividen.
Entitas Asosiasi
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






