Harga CPO Rebound, Terdorong Prospek Ekspor
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives rebound pada perdagangan Rabu (9/8/2023). Akhiri pelemahan harga CPO yang terjadi dalam dua hari beruntun. Terdorong prospek ekspor CPO Malaysia yang lebih baik.
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Rabu (9/8/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Agustus 2023 naik 69 Ringgit Malaysia per ton menjadi 3.745 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 terkerek 73 Ringgit Malaysia menjadi 3.759 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman Oktober 2023 meningkat 78 Ringgit Malaysia menjadi 3.771 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 bertambah 83 Ringgit Malaysia menjadi 3.793 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO Desember menguat 85 Ringgit Malaysia menjadi 3.819 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Januari 2024 melesat 82 Ringgit Malaysia menjadi 3.843 Ringgit Malaysia per ton.
Trader minyak sawit David Ng mengatakan harga CPO rebound didorong oleh prospek ekspor yang lebih baik di minggu-minggu mendatang. Intertek Testing Services (ITS) memperkirakan ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode 1-10 Agustus meningkat sebesar 7,47% menjadi 401.065 ton dari 373.204 ton selama 1-10 Juli.
Sebelumnya, ITS memproyeksikan penurunan ekspor sebesar 31,48% selama periode 1-5 Agustus menjadi 149.080 ton dari perkiraan pengiriman sebesar 217.579 ton. pada periode yang sama di bulan Juli.
“Namun, keuntungan dibatasi oleh ekspektasi kenaikan output. Kami menemukan support di 3.600 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di 3.900 Ringgit Malaysia per ton,” kata Ng dikutip dari Bernama.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






