Jumat, 15 Mei 2026

Saat IHSG Melesat, Asing Justru Net Sell Rp 539 Miliar, Kok Bisa?

Penulis : Parluhutan Situmorang
14 Aug 2023 | 17:19 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melihat pergerakan saham. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pengunjung melihat pergerakan saham. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Investor asing justru mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 539,99 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/8/2023), ditutup melesat 30,19 poin (0,44%) ke level 6.910,1.

Net sell terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 256,02 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 245,52 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 154,86 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 48,85 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 24,89 miliar.

Sebaliknya, lima saham ini mencatatkan pembelian bersih (net buy) oleh investor asing, yaitu saham PT  Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 85,81 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 81,14 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 40,02 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 25,26 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 19,66 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun penguatan IHSG hari ini didukung oleh kenaikan indeks saham sektor material dasar 1,69%, sektor energi 1,32%, dan sektor keuangan 0,36%. Satu-satunya indeks saham sektoral yang melemah adalah sektor konsumer primer sebesar 0,06%.

Di tengah penguatan IHSG, tiga saham menorehkan lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) yang naik Rp 22 (34,92%) menjadi Rp 85, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik Rp 495 (24,81%) menjadi Rp 2.490, dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) menguat Rp 275 (24,77%) menjadi Rp 1.385.

Penguatan tajam juga melanda saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) yang naik Rp 260 (23,81%) menjadi Rp 260 dan PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menguat Rp 40 920%) menjadi Rp 240.

Sebaliknya, lima saham berikut turun tajam, yaitu saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), PT Victoria Insurance Tbk (VINS), PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia