Ada Grup Keuangan Jepang Borong Saham Emiten Baru
JAKARTA, investor.id - Grup keuangan asal Jepang, SBI Holdings Inc membeli sebanyak 13.599.800 saham PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY). Transaksi dilakukan secara bertahap, yakni pada 27 Juni 2023, dan pada 10, 11, 14, 15, serta 16 Agustus.
Sekretaris Perusahaan Venteny, Zasa Pinkan Kinanti menjelaskan, harga rata-rata pembelian adalah Rp 232,6741 per saham. Sehingga nilai transaksinya mencapai Rp 3,16 miliar. “Tujuan dari transaksi adalah investasi,” papar Zasa Pinkan Kinanti dalam keterbukaan informasi, Rabu (23/8/2023).
Dia mengungkapkan bahwa sebelum transaksi ini, SBI Holdings memiliki saham Venteny (VTNY) secara tidak langsung melalui Fintech Business Innovation LPS, di mana Fintech Business menggenggam 619.017.860 saham VTNY. SBI Holdings sendiri memiliki 21,3% saham pada Fintech Business Innovation.
Setelah transaksi, SBI Holdings tercatat menggenggam langsung 13.599.800 saham VTNY atau 0,22%. Dan juga secara tidak langsung melalui Finteh Business Innovation LPS.
Dalam website resmi SBI Holdings dijelaskan bahwa SBI Group bertujuan untuk menjadi entitas korporat yang menyediakan berbagai layanan keuangan satu atap melalui internet karena dua peristiwa besar, yakni ledakan besar keuangan yang dihasilkan dari deregulasi dan revolusi internet yang dihasilkan dari inovasi teknologi informasi, telah mengubah industri keuangan secara radikal.
Venteny Fortuna International (VTNY) baru mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 15 Desember 2022 atau belum mencapai satu tahun. Sebelumnya, VTNY menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di harga Rp 360 per saham. Pada perdagangan 23 Agustus, saham VTNY ditutup di Rp 216 alias melesat 8%.
Venteny
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

