Minggu, 21 Juni 2026

Antam (ANTM) dan Vale (INCO) Paling Recommended untuk Sektor Logam 2024

Penulis : Jauhari Mahardhika
26 Des 2023 | 14:23 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. (Foto: Perseroan)
Kegiatan usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Pasar komoditas logam pada 2024 diprediksi lebih dinamis. Harga emas diperkirakan mencetak kenaikan yang kuat pada semester II-2024, bahkan bisa melampaui US$ 2.150 per ton. Sedangkan pergerakan harga nikel bakal terhambat, namun tetap bullish dalam jangka panjang.

Analis MNC Sekuritas, Alif Ihsanario mengungkapkan bahwa pasokan yang melebihi permintaan pada 2024 akan meredam pergerakan harga nikel. Kurva berjangka 5 tahun telah turun dari US$ 22,2-33,3 ribu per ton pada 2022 menjadi US$ 16,4-21,4 ribu per ton. “Tapi akan menjadi bullish dalam jangka panjang karena dorongan elektrifikasi global,” tulis dia dalam risetnya.

Sementara itu, narasi penting The Fed terkait suku bunga seharusnya juga bisa mengembalikan kenaikan harga yang kuat pada tembaga. Namun, hal itu diyakini tidak akan terjadi sebelum tahun 2025 atau setelah perekonomian China mulai bangkit. “Harga tembaga diperkirakan berada pada kisaran US$ 8.500 per ton sepanjang semester II-2024,” sebut Alif.

ADVERTISEMENT

Sebab itu, MNC Sekuritas menetapkan rating netral untuk sektor pertambangan logam. Perusahaan efek tersebut memilih saham Antam (ANTM) dan Vale Indonesia (INCO), karena valuasinya masih menarik. Dari sisi kinerja emiten, ANTM dan INCO diperkirakan tetap mencetak pertumbuhan laba pada 2024, namun tetap menghadapi risiko biaya pemrosesan yang dapat mengurangi margin.

Adapun target harga saham ANTM sebesar Rp 2.080. Sedangkan target harga saham INCO dipatok Rp 5.500. Pada perdagangan terakhir, saham ANTM bertengger di level Rp 1.665 dan INCO Rp 4.270. Dengan begitu, potensi cuan saham ANTM mencapai 25% dan INCO sebesar 28,8%.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 1 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia