Jumat, 15 Mei 2026

Saham Samudera Indonesia (SMDR) Kembali Melejit, Ini Pemicunya?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
3 Jan 2024 | 07:00 WIB
BAGIKAN
PT Samudera Indonesia Tbk. Foto: Perseroan
PT Samudera Indonesia Tbk. Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melejit 6,25% ke Rp 340 pada perdagangan Selasa (2/1/2024) kemarin. Tercatat 86,28 juta saham ditransaksikan, frekuensi 86,28 juta, dan nilai transaksi Rp 29,34 miliar.

Dalam satu bulan terakhir, saham emiten pelayaran ini meningkat 14,86%.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan atas volatilitas transaksi saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). Hal tersebut terungkap dari keterbukaan informasi SMDR dalam menjawab permintaan penjelasan BEI yang dipublikasikan pada 28 Desember 2023.

Saham SMDR sempat menghijau pada 19, 20, dan 21 Desember 2023. Masing-masing naik 2,05%, 8,05%, dan 4,35%.

ADVERTISEMENT

Salah satu pertanyaan BEI adalah apakah Samudera Indonesia mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia, Farida Helianti Sastrosatomo menjelaskan, telah terjadi eskalasi konflik di Laut Merah yang berpotensi menyebabkan disrupsi perdagangan, sebagaimana pemberitaan di media dalam kurun waktu terakhir.

“Hal tersebut diperkirakan menyebabkan sentimen positif jangka pendek sehingga harga saham perseroan mengalami kenaikan,” ungkap Farida Helianti dalam keterbukaan informasi/

Dia menambahkan, kenaikan harga saham tersebut juga dialami oleh beberapa emiten pelayaran, seperti PT Temas Tbk (TMAS), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).

“Selain informasi tersebut, belum ada fakta material dan/atau informasi yang mempengaruhi nilai efek perusahaan yang harus disampaikan oleh perseroan,” terang Farida.

Laut Merah

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia