Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: Waspada Timur Tengah Memanas, Tapi Cuan Bisa diraih dari LPPF hingga BBRI  

Penulis : Indah Handayani
5 Jan 2024 | 07:45 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Karyawan melintas di main hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguat, tapi waspada kondisi di Timur Tengah memanas pada Jumat (5/1/2024). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada support dan resistance di level 7.318 – 7.378. Perusahaan efek itu merekomendasikan cuan bisa diraih dari LPPF hingga BBRI.

“Hati-hati terdapat potensi koreksi akibat peperangan,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (5/1/2024).

Pada perdagangan Kamis (4/1/2024), IHSG ditutup menguat 80,67 poin (1,11%) ke level 7.359. Hampir seluruh sektor saham menguat, penguatan terbesar terjadi pada sektor transportation & logistics sebesar 2,30%.

ADVERTISEMENT

Pilarmas menambahkan, Iran mengatakan telah terjadi ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 84 orang dan 220 luka-luka. Iran menduga ledakan saat peringatan kematian Soleimani adalah ulah AS. Ditambah hanya beberapa jam setelah ledakan pada saat peringatan kematian Soleimani tersebut, lebih dari 12 negara yang merupakan sekutu AS meningkatkan tekanan mereka terhadap Iran.

“Tentunya hal ini menjadi resiko ataupun ancaman baru bagi perekonomian global mengingat Timur Tengah merupakan penghasil minyak terbesar dan juga Sebagian besar negara di Timur Tengah adalah anggota OPEC+ sehingga ini memunculkan masalah akan terjadinya kenaikan harga minyak mentah dan tentunya akan berimbas pada kenaikan inflasi global,” tambah Pilarmas.

Pilarmas menambahkan, Pemerintah kembali memberikan kenaikan gaji untuk para aparatur ASN/TNI/POLRI seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pidato pengantar RAPBN 2024 dan Nota Keuangan. Sementara itu Menteri Keuangan mengungkapkan bahwa gaji aparatur sipil negara (ASN) dan aparat TNI/Polri naik 8% per 1 Januari 2024.

Kebijakan pemerintah dengan menetapkan kenaikan gaji aparatur PNS/TNI/POLRI dan UMP 2024 merupakan upaya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat serta kenaikan produktivitas dari para pekerjanya agar dapat menjaga daya saing industri. Dengan begitu, harapannya kenaikan gaji ini juga akan berdampak positif terhadap daya beli sehingga pada akhirnya dapat mengakselerasikan peningkatan perekonomian dan pembangunan nasional.

Pilarmas merekomendasikan cuan bisa diraih dari LPPF hingga BBRI. Berikut trading pan-nya:

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia