Minggu, 21 Juni 2026

Soal Harga Nikel dan Pengaruhnya ke Emiten seperti INCO, NCKL, MBMA, ANTM

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Jan 2024 | 08:25 WIB
BAGIKAN
Bijih feronikel Antam (ANTM) siap ekspor di Pelabuhan Pomalaa, Kolaka, Sultra. (Ilustrasi: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18)
Bijih feronikel Antam (ANTM) siap ekspor di Pelabuhan Pomalaa, Kolaka, Sultra. (Ilustrasi: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18)

JAKARTA, investor.id - Stockbit dalam ulasannya yang dirilis 22 Januari 2024 menyebutkan bahwa penurunan harga nikel yang berkepanjangan mulai memberikan dampak negatif bagi para produsen nikel global, khususnya di Australia.

Beberapa produsen memutuskan untuk menutup sementara tambang mereka, sementara yang lain mengumumkan akan mengevaluasi ulang proyeknya. Berikut rinciannya:

Wyloo Metals: mengumumkan akan menutup sementara operasi tambang nikel di Kambalda, Australia pada akhir Mei 2024 imbas rendahnya harga nikel. Pengumuman ini hanya berselang 6 bulan setelah Wyloo Metals mengakuisisi tambang tersebut senilai 760 juta dolar AS.

BHP: mengumumkan sedang mengevaluasi ulang bisnis nikelnya. Menurut laporan Reuters, sebagaimana dikutip melalui ulasan Stockbit, BHP kemungkinan perlu menunda proyek nikel senilai 1,2 miliar dolar AS di West Musgrave, Australia. BHP mengatakan bahwa mereka sedang mencari opsi untuk memitigasi dampak penurunan tajam harga nikel dan akan memberikan rincian lebih lanjut dalam laporan tengah tahun pada 20 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

First Quantum Minerals: mengumumkan akan memangkas jumlah pekerja dan produksi di tambang Ravensthorpe, Australia imbas penurunan harga nikel yang signifikan.

Per 22 Januari 2024, harga nikel telah turun -44,64% yoy ke level US$ 15.799 per ton, ditekan oleh melonjaknya suplai dari Indonesia yang merupakan produsen terbesar di dunia. International Nickel Study Group memproyeksikan bahwa surplus nikel di pasar global akan melebar dari 223.000 ton pada 2023 menjadi 239.000 ton pada 2024.

Analis di BloombergNEF, Allan Ray Restauro, mengatakan bahwa proyek nikel Indonesia lebih fleksibel dalam menyerap dampak penurunan harga nikel. Sebab, produksi nikel di Indonesia didukung oleh biaya tenaga kerja yang murah, harga energi yang rendah, serta bahan baku yang melimpah, dikutip melalui Stockbit.

Harga nikel sendiri diproyeksikan masih akan tertekan, dengan Citigroup memperkirakan harga nikel akan turun ke level US$ 15.500 per ton pada 3 bulan ke depan. Sementara itu, ING Group memproyeksikan harga rata-rata nikel akan berada pada level US$ 16.813 per ton sepanjang 2024.

Tantangan Emiten

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 30 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia