Peringkat Sektor Poultry Naik, Saham Charoen (CPIN) Dipatok Tinggi
JAKARTA, investor.id – Para pemain di industri perunggasan (poultry) Indonesia dapat dikategorikan menjadi dua kelompok. Pertama, pemain terintegrasi yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Kedua, peternak mandiri.
Para pemain poultry terintegrasi seperti CPIN, JPFA, dan MAIN mengelola seluruh prosesnya, mulai dari pakan, day old chicks (DOC), ayam pedaging, hingga makanan olahan.
Pendapatan yang dihasilkan oleh pemain terintegrasi terutama didorong oleh segmen pakan dan ayam pedaging, yang menyumbang lebih dari 60% terhadap total pendapatan dalam lima tahun terakhir.
“Namun, laba operasional dalam tiga tahun terakhir sangat dipengaruhi oleh segmen pakan, dengan kontribusi lebih dari 50%,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih dalam risetnya.
Menurut dia, keuntungan operasional besar yang diperoleh dari segmen pakan dapat dikaitkan dengan kemampuannya untuk membebankan biaya input yang lebih tinggi. Hasilnya, margin laba usaha untuk segmen ini relatif stabil pada kisaran 12% hingga 28% selama lima tahun terakhir.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






