Minggu, 21 Juni 2026

Pertamina Geothermal (PGEO) Ekspansi ke Turki, Gandeng Kipas Holding

Penulis : Jauhari Mahardhika
5 Feb 2024 | 10:02 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas milik Kipas Holding, pengembang panas bumi terbesar ketiga di Turki. (Foto: Kipas Holding)
Salah satu fasilitas milik Kipas Holding, pengembang panas bumi terbesar ketiga di Turki. (Foto: Kipas Holding)

JAKARTA, investor.id – Ekspansi global PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus berlanjut. Kali ini, Pertamina Geothermal resmi menandatangani non-disclosure agreement (NDA) dengan Kipas Holding, salah satu pengembang panas bumi terkemuka di Turki.

“Kami bersinergi dengan Kipas Holding, supplier panas bumi terbesar ketiga di Turki. Bagi kami, kebijakan Pemerintah Turki terhadap panas bumi cukup berdampak pada pengembangan bisnis panas bumi di negara itu. Pemerintah Turki menawarkan feed-in-tariff yang jelas sangat menguntungkan untuk investasi luar negeri jangka panjang,” kata Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy, Julfi Hadi dalam keterangannya, Senin (5/2/2024).

Dia menegaskan bahwa kerja sama dengan Kipas Holding sangat penting. Usaha itu dilakukan untuk membawa Pertamina Geothermal berekspansi secara global. Saat ini, emiten berkode saham PGEO tersebut memiliki beberapa NDA dengan pengembang panas bumi di Turki.

ADVERTISEMENT

“Banyak hal positif yang kami dapatkan sebagai usaha untuk menyiapkan PGEO membuka ekspansi global bisnisnya ke depan. Ini sekaligus menjadi upaya konkret terhadap komitmen kami sebagai agen dekarbonisasi di tingkat nasional maupun internasional," tuturnya.

Lebih lanjut Julfi mengatakan, langkah PGEO ke negara dengan pertumbuhan panas bumi tercepat di dunia tersebut akan membuka lebih banyak peluang kerja sama. Selain Turki, PGEO telah memulai penjajakan kerja sama pengembangan panas bumi dengan Kenya sejak tahun lalu, yang sampai saat ini masih berjalan.

“Ke depannya, PGEO berkomitmen untuk menggali lebih banyak peluang dengan perusahaan pengembang panas bumi yang lebih bereputasi dari sisi keuangan, pengelolaan, kapasitas terpasang, hingga expertise di bidang panas bumi,” pungkas Julfi.

Sementara itu, General Manager Kipas Holding, Mehmet Şişman menyambut positif kerja sama dengan PGEO. Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuahkan hasil yang baik melalui pertukaran informasi dan pengalaman untuk peningkatan sektor energi panas bumi di Turki maupun Indonesia.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 55 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 1 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 8 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia