Sabtu, 4 April 2026

Bangun RS Baru, Mitra Keluarga (MIKA) Siapkan Investasi Rp 1 Triliun

Penulis : M. Ghafur Fadillah
16 Feb 2024 | 14:09 WIB
BAGIKAN
RS Mitra Keluarga. Foto: EMRAL
RS Mitra Keluarga. Foto: EMRAL

JAKARTA, investor.id - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun ini sekitar Rp 800 sampai Rp 1 triliun untuk membangun rumah sakit (RS) baru.

Head of Investor Relations MIKA Aditya Widjaja membeberkan, capex tersebut rencananya perseroan gunakan untuk membangun dua atau tiga RS baru dengan kapasitas masing-masing 200 dan 120 bed. “Ground breaking rumah sakit baru akan dilaksanakan pada tahun ini dan diharapkan segera beroperasi pada 2025,” ungkap Aditya kepada Investor Daily, Rabu (14/2/24).

Di sisi lain, perseroan juga akan menambah kapasitas 200-3000 bed untuk RS existing. Termasuk mengintensifkan optimalisasi center of excellence (CoE) sebagai fokus perseroan selama tiga tahun terakhir agar kontribusi terhadap pendapatan meningkat.

Advertisement

Misalnya, pendapatan dari COE mbrio (klinik fertilitas), COE onkologi (radioterapi untuk pasien kanker), sport injury clinic, brain & spine center, otology, dan beberapa COE lain yang tersebar di RS Mitra Keluarga Karyasehat. “Capex juga akan digunakan perseroan untuk peremajaan alat medis,” tambahnya.

Menanggapi perihal kemungkinan maraknya kembali kasus Covid-19, Aditya berpandangan, hal itu tidak akan berpengaruh besar atau signifikan. Sebab, kasus yang ada cenderung rendah dan sebagian besar hanya rawat jalan.

Sebelumnya, Direktur Joyce V Handayani mengutarakan bahwa MIKA masih akan memfokuskan ekspansinya di dua lokasi strategis. Pertama Jawa seperti area Jabodetabek dan Surabaya untuk brand Mitra Keluarga. Kedua, kota-kota lain di Jawa Barat untuk brand Kasih.

“Di luar kota-kota tersebut, kami juga mulai menggodok beberapa kota-kota di sekitar Jakarta dan Surabaya,” ujar dia.

Dari total sembilan landbank yang dimiliki perseroan, Joyce menyebut, semuanya berlokasi di Jawa bagian Jabodetabek dan Surabaya, serta Jawa bagian Barat. Sejauh ini, perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan ekspansi di luar Pulau Jawa.

Bukukan Pendapatn Rp 3,15 T

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 6 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 10 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 14 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 40 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 43 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia