Sabtu, 4 April 2026

Kiprah Emiten Jago Ekspor Velg Racing yang Berujung Pailit, Investornya Ribuan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
5 Mar 2024 | 14:25 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi velg produk Prima Alloy Steel Universal (PRAS). (Perseroan)
Ilustrasi velg produk Prima Alloy Steel Universal (PRAS). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (PRAS) berada dalam keadaan pailit. Hal tersebut sebagaimana putusan dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya tanggal 29 Februari 2024 yang menyatakan bahwa Prima Alloy Steel Universal (PRAS) selaku pihak termohon penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) berada dalam keadaan pailit.

Berdasarkan Putusan pailit dari Pengadilan Negeri Surabaya itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) saham PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (PRAS) sejak sesi I perdagangan 5 Maret 2024 sampai dengan pengumuman BEI lebih lanjut.

Selain itu, BEI menyebutkan, adanya ketidakpastian atas kelangsungan usaha perseroan.

Advertisement

“Sehubungan dengan Putusan Pailit dalam Perkara No. 63/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN Niaga Sby pada tanggal 29 Februari 2024 dan adanya ketidakpastian atas kelangsungan usaha perseroan, maka Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (PRAS) di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek tanggal 5 Maret 2024, hingga pengumuman bursa lebih lanjut,” jelas pengumuman BEI, Selasa (5/3/2024).

Adapun saham Prima Alloy Steel Universal dengan kode PRAS disuspensi saat posisinya ada di Rp 97.

Pemegang saham PRAS per 31 Januari 2024 adalah Enmaru International 54,07% saham, dan masyarakat warkat 41,01%, dan masyarakat nonwarkat 4,92%. Jumlah pemegang sahamnya 2.061 pihak, dan penerima manfaat akhirnya adalah Ratnawati Sasongko yang juga merupakan komisaris perseroan.

Disebutkan dalam annual report PRAS bahwa Ratnawati Sasongko merupakan seorang pengusaha wanita yang sukses dan berpengalaman. Menjabat sebagai komisaris perseroan sejak perseroan didirikan tahun 1984.

Kiprah

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 24 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 45 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 47 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 59 menit yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia