Minggu, 21 Juni 2026

SIDO, ICBP, INDF, dan UNVR, Jagoanmu yang Mana?

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Mei 2024 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi. (Image by rawpixel.com on Freepik)
Ilustrasi investasi. (Image by rawpixel.com on Freepik)

JAKARTA, investor.id – Sejumlah emiten barang konsumer secara agregat mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 1,1% (yoy) pada kuartal I-2024 alias cenderung mendatar. Padahal, volume penjualan meningkat karena adanya pemilu dan bulan Ramadan.

“Meski demikian, pertumbuhan pendapatan perusahaan konsumer yang masuk dalam cakupan kami itu sejalan dengan perkiraan, yang mencerminkan 25,9% dari target 2024,” tulis analis MNC Sekuritas, Raka Junico W dalam risetnya.

Menurut dia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) memimpin pertumbuhan pendapatan sebesar 16,1% (yoy) berkat faktor musiman. Diikuti, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan pertumbuhan pendapatan 4,1% (yoy), yang ditopang oleh peningkatan volume.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan sedikit kenaikan pendapatan sebesar 0,8% (yoy), meski terjadi penurunan di Bogasari sebesar 7,2% (yoy) dan segmen agribisnis sebesar 9,7% (yoy).

Sedangkan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan penurunan 5% (yoy), karena dibayangi oleh lemahnya sentimen konsumen.

Untuk laba bersih pada kuartal I-2024, secara agregat turun 30,2% (yoy). Meski demikian, hal tersebut masih sejalan dengan perkiraan MNC Sekuritas (run rate 26,3%). “Penurunan itu terutama disebabkan oleh kerugian nilai tukar pada INDF dan ICBP. Namun, laba inti ICBP naik 13% (yoy) dan INDF meningkat 10% (yoy),” jelas Raka.

Selain itu, UNVR berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 3,1% (yoy) pada kuartal I-2024 berkat moderasi harga komoditas dan pengendalian biaya operasional. Adapun pertumbuhan laba bersih tertinggi dicetak SIDO sebesar 30% (yoy), yang didukung oleh ekspansi margin.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 11 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia