Minggu, 21 Juni 2026

Timah (TINS) Kembali Menyala, Begini Potensi Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
7 Jun 2024 | 20:17 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi timah. (Foto: PT Timah Tbk/TINS)
Ilustrasi timah. (Foto: PT Timah Tbk/TINS)

JAKARTA, investor.id – Harga timah di London Metal Exchange (LME) telah menguat secara signifikan menjadi rata-rata US$ 32.400/ton, naik 24% (quarter to date/qtd) dibandingkan kuartal I-2024 yang rata-rata sebesar US$ 26.250/ton. Lantas, bagaimana dengan prospek PT Timah Tbk (TINS) dan sahamnya?

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Timothy Wijaya mengungkapkan bahwa penguatan harga timah LME dipicu oleh beberapa hal. Pertama, inspeksi lingkungan komprehensif di Yunnan, China, yang jadwal dimulainya kembali belum jelas. Kedua, penundaan kuota ekspor timah dari Indonesia.

Ketiga, ketidakpastian mengenai pembukaan kembali tambang timah di negara bagian Wa, Myanmar, yang persediaannya diperkirakan sangat rendah setelah penghentian produksi pada Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, pasokan luar negeri menipis dengan impor China pada Januari-April 2024, turun sebesar 4,7% (yoy) menjadi 70,6 Mt. Penurunan tajam terjadi pada April 2024 sebesar 55% (mom) menjadi 10,2 Mt.

Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas tetap konservatif terhadap volume produksi atau penjualan TINS karena produksi pada April-Mei 2024 kemungkinan tertinggal karena produktivitas yang lebih rendah akibat libur panjang. Produksi TINS pada kuartal II-2024 diperkirakan sekitar 5.000 ton.

“Namun, kami memperkirakan pendapatan dan laba bersih TINS bakal membaik dengan peningkatan margin tunai (sekitar US$ 10-11 ribu/ton), sehingga bisa membalikkan pendapatan dan laba bersih kuartal I-2024 yang lemah, hanya Rp 2 triliun dan Rp 30 miliar atau mencapai 17% dan 3,5% dari konsensus 2024,” tulis Timothy dalam risetnya.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 12 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia