Usai Aksi Ini, Antam (ANTM) Sahamnya Menguat
JAKARTA, investor.id - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)/ANTM naik 0,79% ke Rp 1.280 per akhir sesi I perdagangan 13 Juni 2024.
Saham Antam melanjutkan penguatan dua hari bursa sebelumnya, yakni 11 dan 12 Juni yang juga selalu ditutup menghijau.
Saham ANTM mulai menguat usai terpuruk pada perdagangan 4-10 Juni 2024. Saham Antam juga menguat selepas perseroan melaksanakan pembayaran dividen tunai tahun buku 2023 kepada pemegang saham pada tanggal 7 Juni 2024.
Dividennya sebesar 100% dari laba bersih tahun buku 2023 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perusahaan.
Pembayaran dividen tunai tersebut, merupakan tindak lanjut atas hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan Antam yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2024.
Atas kinerja tahun buku 2023, perusahaan telah membagikan dividen seluruhnya atau 100% kepada pemegang saham. Dividen per saham yaitu sebesar Rp 128,0712 atau ekuivalen dengan Rp 640,356 per CHESS Depository Interest (CDI) bagi pemegang CDI perseroan di Australian Securities Exchange (ASX).
Saham Antam di ASX diperdagangkan dalam bentuk CDI atau sertifikat penitipan efek ASX. Satu unit CDI ekuivalen dengan dan/atau dapat ditukar dengan lima saham Seri B Perseroan.
IDX High Dividend
Direktur Utama Antam (ANTM), Nico Kanter mengatakan, pembagian dividen ini merupakan apresiasi kepada para pemegang saham yang telah mendukung capaian kinerja perusahaan pada tahun 2023.
“Dalam pembagian dividen, Antam senantiasa memperhatikan posisi keuangan atau tingkat kesehatan perusahaan. Antam berkomitmen untuk senantiasa memberikan imbal hasil yang positif kepada pemegang saham melalui kinerja perusahaan yang berkelanjutan,” ungkapnya dalam keterangan resmi dikutip Kamis (13/6/2024).
Saham Antam tetap menjadi bagian dari indeks IDX High Dividend20 di Bursa Efek Indonesia untuk periode perdagangan Februari 2024 sampai dengan Februari 2025.
Indeks IDX High Dividend20 merupakan Indeks yang mengukur kinerja harga dari 20 saham yang membagikan dividen tunai selama 3 tahun terakhir dan memiliki dividend yield yang tinggi.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






