Harga Emas Jatuh Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Sejumlah rilis data penting akan terjadi pada pekan ini. Sebut saja data penjualan ritel AS pada Selasa (18/6/2024), klaim pengangguran mingguan pada Kamis (20/6/2024), dan indeks purchasing managers pada Jumat (21/6/2024). Data-data tersebut dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang konsumsi dan kekuatan ekonomi.
"Data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan berturut-turut, bersama dengan rincian yang kurang agresif dari pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee), telah menyebabkan minat terhadap emas meningkat," kata Ryan McKay, ahli strategi komoditas senior di TD Securities, dalam sebuah catatan.
Namun, lanjut McKay, masih banyak ketidakpastian mengenai waktu pemangkasan yang diharapkan, dan posisi makro terhadap kejutan data akan tetap tinggi dalam waktu dekat.
Sementara itu, harga logam mulia lainnya, yaitu perak turun 0,9% menjadi US$ 29,26 per ons, platinum naik 0,9% menjadi US$ 966,05, dan paladium terpangkas 0,1% menjadi US$ 886,91.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






