Potensi Cuan Saham Emiten Grup Sinar Mas (INKP) 70% Lebih, Kok Bisa?
JAKARTA, investor.id – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), perusahaan kertas milik Grup Sinar Mas, membukukan pendapatan yang sesuai perkiraan atau 26% dari proyeksi setahun penuh pada 2024. Pendapatan Indah Kiat pada kuartal I-2024 naik 45,5% secara kuartalan (qoq).
Hal itu didorong oleh ekspansi margin pulp dan penguatan dolar AS yang menambah keuntungan kurs bagi Indah Kiat sebesar US$ 40 juta dibandingkan kuartal IV-2023 yang sebesar US$ 5 juta.
“Dengan kenaikan harga pulp pada kuartal II-2024, kami memperkirakan segmen pulp Indah Kiat (INKP) – dengan margin yang kuat – akan mencatatkan laba bersih yang lebih tinggi,” tulis RHB Sekuritas dalam risetnya.
Menurut RHB, pada kuartal I-2024, harga bleached hardwood kraft (BHK) global naik 19% qoq, namun turun 24% yoy karena basis yang tinggi pada kuartal I-2023. Kenaikan harga pulp mendorong pendapatan pulp emiten berkode saham INKP tersebut naik 32,5% qoq, meski turun 22,7% yoy.
RHB memprediksi harga pulp pada kuartal II-2024 naik 7-8% qoq atau flat yoy. Karena itu, pendapatan dan margin pulp INKP ditaksir bakal meningkat secara kuartalan (qoq) maupun tahunan (yoy). Tak hanya karena harga pulp lebih tinggi, tetapi juga karena permintaan yang kuat dari China. Pada kuartal I-2023, jumlah hari kerja di China berkurang karena liburan Tahun Baru Imlek.
Sementara itu, permintaan kertas budaya melemah pada kuartal I-2024 karena musim liburan Tahun Baru Imlek di China. Pesaingnya, Suzano, juga mencatatkan penjualan kertas budaya yang lemah, turun 19% (qoq). Permintaan untuk kertas budaya diperkirakan pulih pada kuartal II-2024 karena lonjakan permintaan di China.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






