Minggu, 21 Juni 2026

Potensi Cuan Saham Emiten Grup Sinar Mas (INKP) 70% Lebih, Kok Bisa?

Penulis : Jauhari Mahardhika
19 Jun 2024 | 17:30 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), perusahaan kertas milik Grup Sinar Mas, membukukan pendapatan yang sesuai perkiraan atau 26% dari proyeksi setahun penuh pada 2024. Pendapatan Indah Kiat pada kuartal I-2024 naik 45,5% secara kuartalan (qoq).

Hal itu didorong oleh ekspansi margin pulp dan penguatan dolar AS yang menambah keuntungan kurs bagi Indah Kiat sebesar US$ 40 juta dibandingkan kuartal IV-2023 yang sebesar US$ 5 juta.

“Dengan kenaikan harga pulp pada kuartal II-2024, kami memperkirakan segmen pulp Indah Kiat (INKP) – dengan margin yang kuat – akan mencatatkan laba bersih yang lebih tinggi,” tulis RHB Sekuritas dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Menurut RHB, pada kuartal I-2024, harga bleached hardwood kraft (BHK) global naik 19% qoq, namun turun 24% yoy karena basis yang tinggi pada kuartal I-2023. Kenaikan harga pulp mendorong pendapatan pulp emiten berkode saham INKP tersebut naik 32,5% qoq, meski turun 22,7% yoy.

RHB memprediksi harga pulp pada kuartal II-2024 naik 7-8% qoq atau flat yoy. Karena itu, pendapatan dan margin pulp INKP ditaksir bakal meningkat secara kuartalan (qoq) maupun tahunan (yoy). Tak hanya karena harga pulp lebih tinggi, tetapi juga karena permintaan yang kuat dari China. Pada kuartal I-2023, jumlah hari kerja di China berkurang karena liburan Tahun Baru Imlek.

Sementara itu, permintaan kertas budaya melemah pada kuartal I-2024 karena musim liburan Tahun Baru Imlek di China. Pesaingnya, Suzano, juga mencatatkan penjualan kertas budaya yang lemah, turun 19% (qoq). Permintaan untuk kertas budaya diperkirakan pulih pada kuartal II-2024 karena lonjakan permintaan di China.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia