Kekayaan Low Tuck Kwong Disalip Prajogo Pangestu & Hartono Bersaudara, Batu Bara Sunset?
JAKARTA, investor.id - Konglomerat batu bara, Low Tuck Kwong (76) tak lagi menjadi orang terkaya nomor 1 di Indonesia. Nilai kekayaan bersihnya merosot ke nomor 4 disalip Prajogo Pangestu, Robert Budi Hartono, dan Michael Hartono.
Berdasarkan The Real Time Billionaires List dari Forbes pada Sabtu (22/6/2024), kekayaan bersih Low Tuck Kwong senilai US$ 20,8 miliar (sekitar Rp 342 triliun) di peringkat keempat.
Jumlahnya ada di bawah kekayaan bersih founder Barito Group Prajogo Pangestu (80) senilai US$ 60,4 miliar (Rp 994 triliun) di nomor 1; bos Grup Djarum Robert Budi Hartono (83) sejumlah US$ 23,6 miliar (Rp 388,4 triliun) di nomor 2; dan Michael Hartono (84) sebesar US$ 22,6 miliar (Rp 371 triliun) di nomor 3 yang juga bos Grup Djarum.
Nilai kekayaan bersih Low Tuck Kwong menyusut seiring dengan melemahnya saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) – emiten batu bara yang dikendalikannya – akhir-akhir ini.
Pada perdagangan Jumat (21/6/2024) kemarin, saham BYAN anjlok 14,75% ke Rp 15.175 yang merupakan level terendahnya dalam 6 bulan terakhir. Dalam tiga bulan terakhir saham Bayan Resources melemah 21,98%.
Di sisi lain, kepemilikan Low Tuck Kwong terus bertambah atas saham BYAN. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 21 Juni 2024 kepemilikan Low Tuck Kwong bertambah 33.000 saham menjadi 20.709.780.870 (62,13%) saham. Dan memang terpantau Low Tuck Kwong rajin membeli saham Bayan Resources sejak 2022.
Bayan Resources (BYAN) sendiri bakal menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 27 Juni 2024. Salah satu mata acara rapat adalah persetujuan penggunaan laba bersih.
Sepanjang tahun 2023, Bayan mencetak laba bersih US$ 1,23 miliar atau sekitar Rp 19 triliun.
Perseroan juga sempat membagikan dividen interim tahun buku 2023 sebanyak US$ 500 juta yang dibayarkan pada 5 Januari 2024.
Harga Batu Bara
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






