Sabtu, 4 April 2026

Emiten Kebab Turki Babarafi Mau Bagi Dividen, Segini Nilainya

Penulis : Heru Febrianto
26 Jun 2024 | 21:05 WIB
BAGIKAN
PT Sari Kreasi Boga Tbk (IDX: RAFI) akan membagikan dividen tunai senilai Rp 0,3 per lembar atau nilai pembayaran sebesar Rp 1 miliar. (Foto Ist)
PT Sari Kreasi Boga Tbk (IDX: RAFI) akan membagikan dividen tunai senilai Rp 0,3 per lembar atau nilai pembayaran sebesar Rp 1 miliar. (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – Emiten pemilik jaringan ekosistem food supply serta waralaba Kebab Turki Babarafi yang biasa disebut SKB Food, PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) berencana membagikan dividen tunai senilai Rp 0,3 per lembar atau nilai pembayaran sebesar Rp 1 miliar.

Direktur Utama SKB Food, Eko Pujianto mengatakan dalam Rapat Umum Pemegang Tahunan (RUPST) SKB Food Tahun Buku 2023 menyepakati pembagian dividen secara perdana sejak initial public offering (IPO) pada 5 Agustus 2022.

“Pembagian dividen ini juga kami jalankan dengan landasan prinsip kehati-hatian (prudent) sehingga tetap memertimbangkan kemampuan perusahaan demi keberlanjutan usaha secara jangka panjang,” kata Eko dalam keterangan rilisnya dikutip Rabu (26/06/2024)

Advertisement

Dividen dibagikan mengacu pada laba bersih operasional setelah dikurangi pencadangan atas laba bersih terhadap modal disetor perusahaan yang senilai Rp 46 miliar. Maka laba bersih dicadangkan adalah sebesar Rp 9,384 miliar.

“Bisa saya klaim, kami menjadi emiten UMKM pertama yang bagi dividen, semoga bisa menjadi inspirasi bagi emiten sekelas RAFI dalam mengapresiasi investornya,” kata Eko.

Ia menambahkan, keputusan ini pada satu sisi sebagai wujud komitmen SKB Food sebagaimana tertuang dalam prospektus saat itu IPO bahwa akan membagikan dividen dari hasil kinerja tahun 2023.

“Mungkin jika dilihat secara nilai total, dividen tunai sebesar Rp1 miliar dari perusahaan publik adalah tidak besar. Meski begitu kami berbangga hati dan merupakan itikad positif karena melihat perjalanan sebagai UMKM yang kemudian naik kelas menjadi perusahaan yang mencatatkan sahamnya di bursa, SKB Food telah mampu mewujudkan komitmennya untuk bisa mulai membagikan dividen,” ungkap Eko.

Selain itu, pembagian dividen ini juga merupakan wujud apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami percaya dukungan positif yang telah diberikan kepada manajemen SKB Food akan terus mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” ucapnya.

Ia melanjutkan RUPST SKB Food Tahun Buku 2023 menyetujui sejumlah agenda. Salah satunya adalah perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris.

Di jajaran Direksi, Nilamsari Sahadewa yang sebelumnya menjabat Direktur Business Development akan menjalankan peran baru sebagai Professional Advisor terkait pengembangan bisnis SKB Food terutama untuk divisi atau lini bisnis Franchise.

Velliq Arsapranata yang sebelumnya menjabat Direktur Operational & HR akan mendapatkan peran baru untuk memastikan pengembangan bisnis anak usaha SKB Food terutama di bidang produksi (processing).

Nur Arief Budiyanto meninggalkan jabatan Direktur Marketing & PR untuk kemudian fokus memimpin perusahaan baru di sektor real estate yang dibentuk oleh holding Perseroan. Hal ini sejalan dengan salah satu passion-nya yaitu di bidang properti.

Selanjutnya, SKB Food menunjuk Direksi baru dan juga menambah Komisaris dalam rangka meningkatkan fungsi pendampingan dan pengawasan.

Maka susunan Direksi dan Komisaris SKB Food berdasarkan RUPST ini adalah sebagai berikut:

Direksi

Direktur Utama                                                           : Eko Pujianto

Direktur Keuangan dan Bisnis                                   : Aditya Permono

Direktur Manajemen Resiko dan Kepatuhan             : Rizki Rahmat R

Komisaris

Komisaris Utama                                                        : Eko Mujianto

Komisaris Independen                                                : Raden Iskandar Hidayat

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 33 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 33 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 55 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 57 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 1 jam yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia