Minggu, 5 April 2026

BEI Segera Implementasikan Liquidity Provider

Penulis : M. Ghafur Fadillah
27 Jun 2024 | 10:54 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar saham di gedung BEI, Jakarta
Pekerja melintasi layar saham di gedung BEI, Jakarta

JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempersiapkan langkah strategis untuk meningkatkan likuiditas saham dengan mengimplementasikan liquidity provider (LP). Inisiatif ini diharapkan mampu mengubah saham-saham kurang likuid menjadi lebih likuid serta menyediakan kedalaman pasar yang lebih baik bagi investor.

Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy, terdapat dua tujuan utama dari implementasi LP. "Pertama, kami ingin menurunkan spread perdagangan saham-saham yang kurang likuid menjadi lebih likuid. Mengingat, saat ini spread harian berkisar antara 3% dan 3,5%. Dengan hadirnya LP, diharapkan penurunan beta spread gap bisa mencapai 20% dari sebelumnya," jelas Irvan dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI, Rabu (26/6/24).

Tujuan kedua dari implementasi LP adalah meningkatkan likuiditas dan jumlah kuotasi pada saham, sehingga investor selalu dapat menemukan penawaran jual dan beli dari LP atau saham yang ditunjuk sebagai LP. "Implementasi ini akan memastikan kuotasi di pasar reguler untuk saham yang di-assign sebagai LP," ujar Irvan.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, BEI juga menetapkan persyaratan minimum untuk akuisisi, waktu, dan volume perdagangan bagi LP. "Selain itu, kami mengatur mereka harus keluar dari posisi tertentu dengan harga yang ditentukan, sehingga akan ada pengaturan yang jelas. Kami juga akan memonitor semua kewajiban dari LP untuk memastikan aplikasi ini memenuhi semua ketentuan dan kewajiban yang ditetapkan," jelasnya.

Saat ini, implementasi LP masih berada dalam tahap pengembangan sistem. Meski begitu, BEI juga sedang dalam diskusi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait regulasi yang akan diterapkan. OJK sedang menyiapkan regulasi terkait LP yang akan segera diterbitkan.

Di sisi lain, BEI juga sedang mempersiapkan sistem perdagangan yang sudah dapat mengakomodasi LP, structured warrant, dan produk derivatif. "Kami berharap, dalam waktu dekat, proyek atau program LP ini dapat kami implementasikan untuk meningkatkan likuiditas di pasar," ucap Irvan.

Dia menyebutkan, saat ini regulasi soal LP masih bergulir di OJK, selain itu bursa juga mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung LP. "Jadi nanti semua teknisnya akan diatur," jelasnya.

Menanggapi perihal aturan itu, ADK Pengawas Pasar Modal dan Keuangan Derivatif Inarno Djajadi mengatakan regulasi soal LP sedang digarap dan segera selesai pada 2024. "Harusnya sih selesai tahun ini ya," ungkap dia.

Jaga Stabilitas Harga

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 54 menit yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia