Minggu, 21 Juni 2026

Ada Lagi Emiten yang Kena FCA, Baru Diakuisisi, Saham sempat Melejit 500%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
3 Jul 2024 | 08:42 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto Antara/Sigid Kurniawan)
Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto Antara/Sigid Kurniawan)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi perdagangan saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mulai sesi I perdagangan 3 Juli 2024.

“Suspensi atas perdagangan saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 3 Juli 2024,” jelas pengumuman BEI.

Sebelumnya saham FORU kena suspensi sejak 29 Februari 2024 karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Artinya saham FORU disuspensi sekitar 4 bulan.

ADVERTISEMENT

Adapun posisi saham FORU per 28 Februari – sehari sebelum disuspensi – ada di Rp 810. Di awal tahun saham ini harganya Rp 135. Sehingga FORU dalam waktu singkat melejit 500%.

Meski suspensi telah dibuka, saham FORU jadi dicatatkan di papan pemantauan khusus full call auction (FCA). FORU dinilai memenuhi kriteria 10, yakni dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

Diakuisisi

Sebelumnya diberitakan, IMR Asia Holding Pte Ltd resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), emiten yang sebelumnya dikendalikan konglomerat Peter Sondakh.

Sejumlah 77,7% saham FORU dibeli IMR Asia dari PT Karya Cipta Prima, yang sebelumnya menguasai sebanyak 415,22 juta (89,25%) saham FORU. Akuisisi tersebut telah diselesaikan pada 7 Maret 2024.

Menurut manajemen IMR, harga pengambilalihan per saham adalah Rp 125,31, dengan nilai total pengambilalihan Rp 45,29 miliar.

Sementara itu, IMR menuntaskan penawaran tender wajib saham FORU, yakni maksimal 10,75% saham. Periode penawaran tender wajib dimulai pada tanggal 1 Mei 2024 dan berakhir pada tanggal 30 Mei 2024 dan transaksi atas penawaran tender wajib ini telah diselesaikan oleh IMR sepenuhnya pada tanggal 11 Juni 2024 .

Selama periode penawaran tender wajib IMR membeli sebanyak 375.500 lembar saham FORU yang mewakili 0,08% saham FORU.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia