Ramalan Orang Dalam: Emiten Ini Laba Bersihnya Bisa Melonjak 1.450%
Ekspor menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan perusahaan, dengan Amerika Serikat sebagai pasar terbesar. Ke depan, perusahaan juga menargetkan ekspansi ke pasar Eropa dan China.
"Kami optimis dengan pertumbuhan konsumsi global dan terus mencari pasar baru. Pasar Amerika Serikat dan Jepang tetap menjadi fokus utama kami, namun kami juga melihat potensi besar di Eropa dan China," jelas Ibnu.
Perusahaan berencana untuk meningkatkan fasilitas produksi dengan menambah kapasitas pembenihan dan pakan. Saat ini, fasilitas tambak berada di Lampung, sementara ruang proses dan kursori berada di Lampung Selatan.
"Dengan kapasitas produksi yang ada, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan pasar internasional. Ekspor kami sudah masuk ke pasar Amerika dan Jepang, yang merupakan pasar besar untuk udang," ujar Ibnu.
Dengan strategi tersebut, Ibnu optimistis perseroan mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 360 miliar, melonjak 95,98% dari pendapatan tahun 2023 sebesar Rp 199 miliar.
Sejalan dengan itu, ISEA mengincar laba bersih naik 1,451% menjadi Rp 27 miliar dari sebelumnya hanya Rp 1,74 miliar pada 2023.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






