Minggu, 21 Juni 2026

Info dari Sumber Internal: Emiten Baru Ini Labanya Bisa Naik Lebih dari 1.000%

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
9 Jul 2024 | 08:36 WIB
BAGIKAN
Indo American Seafoods (ISEA). Perseroan
Indo American Seafoods (ISEA). Perseroan

JAKARTA, investor.id - PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2024 kemarin dan langsung membidik lonjakan laba lebih dari 1.000% pada 2024.

Pada perdagangan perdananya di pasar sekunder, saham ISEA ditutup +24,80% mentok auto rejection atas (ARA) ke Rp 312. Sejumlah 340,91 juta saham ditransaksikan, frekuensi 24.063 kali, dan nilai transaksi Rp 103,1 miliar.

Waran sesi I Indo American Seafoods (ISEA-W) juga melambung 5,900% ke Rp 60 pada penutupan perdagangan 8 Juli.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama Indo American Seafoods, Ibnu Syena Alfitra, menyampaikan bahwa perusahaan akan fokus pada peningkatan utilitas pabrik yang saat ini baru mencapai 20% dari total kapasitas produksi sebesar 70 ton per hari.

"Dengan adanya dana segar hasil IPO sebesar Rp 72,5 miliar, kami akan mengoptimalkan produksi dan memperbaiki performa kami. Sekitar 90% dari dana IPO akan digunakan untuk modal kerja, terutama pembelian bahan baku seperti udang dan bahan baku lainnya. Kami berharap omzet dan performa kami di tahun 2024 akan lebih baik dari sebelumnya," jelasnya usai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (8/7/2024).

Ibnu menambahkan, utilitas pabrik Indo American Seafoods masih berada di kisaran 20-30%, sementara kapasitas terpasang sudah mencapai 70 ton per hari. Dengan peningkatan modal kerja, perusahaan berharap dapat meningkatkan penggunaan utilitas secara signifikan. Perusahaan juga memiliki lahan seluas 40 hektare yang baru terutilisasi sekitar 20%.

Sedangkan dari segi industrinya, prospek bisnis ekspor udang juga terlihat cerah, terutama dengan pasar utama di Amerika Serikat dan Jepang. Ibnu menyampaikan, selama populasi dunia terus bertambah, permintaan akan protein seperti udang akan terus meningkat.

"Udang Vaname dan Black Tiger adalah produk andalan perseroan karena memiliki densitas tinggi dan tahan terhadap penyakit," tambah Ibnu.

Laba Bersih

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 20 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia