Pasang Harga IPO Murah, Emiten Ini Sahamnya Diburu di Pasar Sekunder
JAKARTA, investor.id - PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 9 Juli 2024.
Saham GUNA langsung dibuka melesat 34,67% mentok auto rejection atas (ARA) ke Rp 202. Per pukul 09.05 WIB antrean beli di Rp 202 membeludak hingga 1,77 juta lot saham. Tapi tak ada antrean jual saham Gunanusa Eramandiri.
Harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham GUNA adalah senilai Rp 150 per lembar dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 2,5 miliar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp 375 miliar.
Dalam prospektus IPO manajeman Gunanusa Eramandiri (GUNA) menjelaskan bahwa berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, perseroan mendapatkan laba per saham sebesar Rp 31. Dengan harga saham yang ditawarkan per lembar saham adalah sebesar Rp 150, maka didapatkan price earning ratio (PER) perseroan adalah sebesar 4,84x dan price to book value (PBV) perseroan adalah sebesar 0,55x.
Manajemen menambahkan, bila melihat data PER melalui perhitungan dengan menggunakan asumsi laba neto tahun berjalan per 31 Desember 2023 adalah PER sebesar antara 4,84x yang nilainya lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi PER industri food & beverage yang bernilai 14,84x.
Sedangkan untuk posisi PBV perseroan, lanjut manajemen, dengan asumsi perhitungan book value 31 Desember 2023 menunjukkan nilai PBV perseroan sebesar 0,55x yang nilainya lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi PBV industri food & beverage yang bernilai 1,58x.
“Hal ini menunjukkan tingkat valuasi saham perseroan yang ditawarkan pada valuasi yang menarik dibandingkan perusahaan sejenis,” ungkap manajemen Gunanusa.
Gunanusa
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






