Ada Saham Harganya Lagi Melonjak, Sempat Diborong Terus Lo Kheng Hong
JAKARTA, investor.id - Saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) menguat 3,17% pada perdagangan 22 Juli 2024 kemarin. Sejumlah 5,67 juta saham ditransaksikan, frekuensi 2.699 kali, dan nilai transaksi Rp 21,93 miliar.
Dalam satu pekan terakhir saham ABMM meningkat 5,11% dan dalam satu bulan terakhir melejit 13,66%.
Sementara itu, kepemilikan investor kawakan Lo Kheng Hong atas saham ABM Investama (ABMM) kembali bertambah. Saham ABMM merupakan saham sektor energi dengan industri batu bara.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 16 Juli 2024 kepemilikan Pak Lo – sapaan akrabnya – menjadi 139.470.000 (5,07%) saham ABMM.
Angkanya meningkat 50.000 saham dibandingkan per 15 Juli 2024 yang berjumlah 139.429.000 (5,06%) saham ABMM.
Jumlah kepemilikan per 15 Juli juga sudah bertambah 73.000 saham dari data per 12 Juli 2024 yang berjumlah 139.358.000 saham.
Sebelumnya terpantau kepemilikan Pak Lo atas saham ABMM tbertambah sejak per 2 April 2024, 3 April, 5 April, 30 April, 6 Mei, 7 Mei, 15 Mei, 17 Mei, 20 Mei, 21 Mei, 14 Juni, dan 30 Juni. Per 30 Juni 2024, Lo Kheng Hong tercatat memiliki 139.356.000 saham ABMM.
Harapan
Dalam sebuah acara baru-baru ini, Lo Kheng Hong menjelaskan, dirinya memang menguasai saham batu bara. Dulu dia pernah mengoleksi saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang telah dijualnya.
“United Tractors dulu kan coal mining contrator. Sekarang punya tambang batu bara Tuah Turangga, punya tambang emas Agincourt, dan lain-lain,” ungkap Lo Kheng Hong dalam IC TALKS 1: "Wisdom in Wealth: Mastering Value Investing Strategies”, dikutip dari kanal Youtube Investment Club.
Sekarang, terang Lo Kheng Hong, ia memiliki saham emiten yang usahanya mirip dengan United Tractors.
“Tahun lalu labanya Rp 4,6 triliun atau US$ 289 juta. Saya di situ pemegang saham nomor dua. PE masih 3 kali, PBV masih di bawah 1,” jelas Pak Lo, sapaan akrabnya.
Sebagaimana diketahui, ABM Investama pada tahun 2023 membukukan laba bersih US$ 289 juta.
Lo Kheng Hong pun mengharapkan emitennya ini bisa menjadi United Tractors selanjutnya.
“Harapan saya siapa tahu, bisnisnya sama dengan United Tractors, siapa tahu suatu hari dia bisa menjadi United Tractors yang berikutnya,” pungkas Pak Lo.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






