Minggu, 21 Juni 2026

Update dari Samudera Indonesia (SMDR)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Jul 2024 | 08:13 WIB
BAGIKAN
PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). (Instagram/@banimmulia)
PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). (Instagram/@banimmulia)

JAKARTA, investor.id - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menyampaikan keterbukaan informasi terbarunya pada 22 Juli 2024 kemarin.

Isinya terkait kesiapan dana untuk pelunasan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap I Tahun 2023 Seri A. Direktur Keuangan Samudera Indonesia, Ridwan Hamid mengungkapkan bahwa jatuh temponya pada 12 Agustus 2024.

Adapun pelunasan pokok Rp 210,82 miliar dan pelunasan ijarah fee Rp 3,66 miliar.

ADVERTISEMENT

“Dana untuk pelunasan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap I Tahun 2023 Seri A tersebut telah tersedia di rekening bank milik perseroan,” terang Ridwan Hamid dikutip Selasa (23/7/2024).

Ia menambahkan, pembayaran akan dilakukan perseroan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan memenuhi ketentuan jangka waktu yang ditentukan olejh KSEI.

“Dalam hal pembayaran tersebut telah dilakukan, maka perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan yang diatur pada POJK 31/2015,” pungkasnya.

Dividen

Di sisi lain, saham Samudera Indonesia (SMDR) melemah 4,74% ke Rp 362 pada perdagangan 22 Juli kemarin.

Tapi dalam periode satu bulan terakhir saham ini masih menguat 20,67%.

Samudera Indonesia (SMDR) bakal membagikan dividen final tahun buku 2023 senilai Rp 196,5 miliar atau Rp 12/saham. Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen final SMDR di tanggal 8 Juli 2024 pukul 16.00 WIB. Dan pembayaran dividen pada 26 Juli.

Sementara itu, SMDR menatap optimistis kinerja tahun buku 2024 karena tingkat freight rate  yang menjanjikan sampai imbas konflik laut merah.

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia sempat menyampaikan, SMDR optimistis target tahun ini akan dapat dilampaui seiring dengan proyeksi freight rate yang positif.

“Yang jelas, permintaan pasar baik. Apalagi, kalau ada kemacetan tentu akan ada antrean kargo yang perlu kami layani, sehingga okupansi kapal tidak akan ada keluhan dan kapal akan terisi dengan baik. Bahkan, kemungkinan akan diperlukan kapal tambahan,” jelas Bani dalam paparan publik, 26 Juni 2024.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 6 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia