Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Naik Saat Investor Menanti Data Ekonomi AS

Penulis : Indah Handayani
24 Jul 2024 | 04:00 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas . (Foto: Dario Pignatelli/ Bloomberg/ Getty Images)
ilustrasi harga emas . (Foto: Dario Pignatelli/ Bloomberg/ Getty Images)

NEW YORK, investor.id - Harga emas naik pada Selasa (23/7/2024), mengakhiri tren penurunan selama empat hari. Di saat investor menantikan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis akhir pekan ini untuk memperjelas waktu pemangkasan suku bunga yang diharapkan dari The Fed tahun ini.

Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 2.402,39 per ons pada pukul 14:15 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS naik 0,4% menjadi US$ 2.403,4.

“Pasar telah mengalihkan fokus dari politik AS ke data ekonomi dan berhipotesis bahwa kita berada di jalur yang tepat untuk mulai melihat pemangkasan suku bunga pada September," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

ADVERTISEMENT

Menurut jajak pendapat Reuters, mayoritas ekonom memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga dua kali tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Pasar mengantisipasi kemungkinan 96% pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS pada September, menurut CME FedWatch Tool.

Fokus minggu ini akan tertuju pada laporan produk domestik bruto AS untuk kuartal kedua yang dirilis pada Kamis (25/7/2024) dan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi terbaru, ukuran inflasi yang disukai oleh The Fed, yang akan dirilis pada Jumat (26/7/2024).

"Apapun data PCE yang lebih lemah dari perkiraan akan menjadi positif, terutama karena itu akan meyakinkan pasar bahwa bank sentral AS akan melonggarkan kebijakan moneter pada bulan September," kata Melek.

Pengurangan Bea Impor

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia