Minggu, 21 Juni 2026

GOTO Merah Lagi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Jul 2024 | 12:40 WIB
BAGIKAN
GOTO. (annual report)
GOTO. (annual report)

JAKARTA, investor.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berbalik memerah per akhir sesi I perdagangan 24 Juli 2024. Saham ini diparkir melemahj 1,82% ke Rp 54.

Padahal pada perdagangan 23 Juli kemarin, GOTO sempat mengejutkan dengan ditutup menguat hingga 7,84%.

Adapun pada sesi I 24 Juli ini sejumlah 1,27 miliar saham GOTO ditransaksikan, frekuensi 9.536 kali, dan nilai transaksi Rp 69,15 miliar. GOTO ditransaksikan di rentang Rp 53-55 dengan harga rata-rata Rp 54,3.

ADVERTISEMENT

Terpantau transaksi di harga Rp 54 mencapai 7,8 juta lot saham dan transaksi di Rp 55 sejumlah 4,5 juta lot saham.

Per akhir sesi I terdapat antrean beli saham GOTO di Rp 53 sejumlah 13,4 juta lot saham. Yang berharap GOTO bisa dibeli di Rp 50 juga masih banyak di mana terdapat antrean beli 39,04 juta lot saham di gocap.

GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) memiliki agenda penting yakni rencana mengumumkan kinerja untuk kuartal II-2024 pada tanggal 30 Juli 2024.

Lapkeu

Hal itu dilakukan setelah publikasi dari laporan keuangan (lapkeu) konsolidasian perseroan pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2024 (semester I-2024) yang tidak diaudit dan tidak direviu, yang disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia.

“Manajemen perseroan akan menyelenggarakan conference call untuk membahas kinerja kuartal kedua tahun 2024 pada tanggal 30 Juli 2024 pukul 19:00 WIB (atau 30 Juli 2024 pukul 08:00 waktu Amerika Serikat bagian timur). Paparan ini akan sepenuhnya dilakukan dalam bahasa Inggris,” jelas manajemen GOTO dalam pengumumannya belum lama ini.

Manajemen menambahkan, siaran langsung webcast dari conference call beserta materi akan tersedia.

GOTO diyakini memiliki sejumlah katalis positif yang dapat menopang kinerja perseroan pada semester I-2024. Salah satu yang utama adalah momentum hari raya Idulfitri dan musim liburan pada kuartal II.

“Hari raya dan THR mendorong belanja masyarakat. Itu tentunya dapat mendukung pertumbuhan transaksi (gross transaction value/GTV) perusahaan teknologi seperti GOTO. Jika tingkat monetisasi dapat dipertahankan, pendapatan GOTO akan tumbuh positif,” jelas analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis dalam keterangannya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia