Minggu, 21 Juni 2026

Samudera Indonesia (SMDR) Bikin Pemegang Sahamnya Happy

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Jul 2024 | 11:39 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama Samudera Indonesia (SMDR) Bani Maulana Mulia. Ist
Direktur Utama Samudera Indonesia (SMDR) Bani Maulana Mulia. Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) akhirnya menghijau pada sesi I perdagangan 26 Juli 2024.

Sebanyak 8,36 juta saham ditransaksikan, frekuensi 1.148 kali, dan nilai transaksi Rp 2,82 miliar.

Padahal sejak perdagangan 16 sampai 25 Juli kemarin, saham SMDR mayoritas memerah dan tiga kali stagnan.

ADVERTISEMENT

SMDR sempat melambung tinggi  ‘to the moon’. Per 21 Juni 2024, harga SMDR masih di Rp 300 kemudian naik pada 28 Juni, lalu 1 Juli, dan puncaknya pada 15 Juli dengan ditutup di Rp 392 nyaris ke Rp 400.

Sejak 21 Juni sampai 15 Juli saham SMDR melambung 30,6% seolah-olah memberikan suasana bulan madu bagi para pemegang sahamnya.

Happy

Tapi sejak 15 Juli itu saham  Samudara Indonesia (SMDR) cenderung menurun hingga balik ke Rp 334 pada perdagangan 25 Juli kemarin.

Namun di sesi I 26 Juli SMDR bangkit dan bikin pemegang sahamnya happy. Selain itu, yang bikin holder SMDR tambah bahagia lantaran perseroan membayarkan dividen final tahun buku 2023 pada Jumat, 26 Juli 2024 ini. Jumlahnya senilai total Rp 196,5 miliar atau Rp 12/saham.

Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen final SMDR di tanggal 8 Juli 2024 pukul 16.00 WIB.

Adapun cum dividen SMDR di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Juli 2024. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Juli 2024.

Sementara itu, SMDR menatap optimistis kinerja tahun buku 2024 karena tingkat freight rate  yang menjanjikan sampai imbas konflik laut merah.

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia sempat menyampaikan, SMDR optimistis target tahun ini akan dapat dilampaui seiring dengan proyeksi freight rate yang positif.

"Yang jelas, permintaan pasar baik. Apalagi, kalau ada kemacetan tentu akan ada antrean kargo yang perlu kami layani, sehingga okupansi kapal tidak akan ada keluhan dan kapal akan terisi dengan baik. Bahkan, kemungkinan akan diperlukan kapal tambahan,” jelas Bani dalam paparan publik, 26 Juni 2024.

Samudera Indonesia, hingga berita ini ditulis, belum menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2024.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 7 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 38 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia