Samudera Indonesia (SMDR) Bikin Pemegang Sahamnya Happy
JAKARTA, investor.id - Saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) akhirnya menghijau pada sesi I perdagangan 26 Juli 2024.
Sebanyak 8,36 juta saham ditransaksikan, frekuensi 1.148 kali, dan nilai transaksi Rp 2,82 miliar.
Padahal sejak perdagangan 16 sampai 25 Juli kemarin, saham SMDR mayoritas memerah dan tiga kali stagnan.
SMDR sempat melambung tinggi ‘to the moon’. Per 21 Juni 2024, harga SMDR masih di Rp 300 kemudian naik pada 28 Juni, lalu 1 Juli, dan puncaknya pada 15 Juli dengan ditutup di Rp 392 nyaris ke Rp 400.
Sejak 21 Juni sampai 15 Juli saham SMDR melambung 30,6% seolah-olah memberikan suasana bulan madu bagi para pemegang sahamnya.
Happy
Tapi sejak 15 Juli itu saham Samudara Indonesia (SMDR) cenderung menurun hingga balik ke Rp 334 pada perdagangan 25 Juli kemarin.
Namun di sesi I 26 Juli SMDR bangkit dan bikin pemegang sahamnya happy. Selain itu, yang bikin holder SMDR tambah bahagia lantaran perseroan membayarkan dividen final tahun buku 2023 pada Jumat, 26 Juli 2024 ini. Jumlahnya senilai total Rp 196,5 miliar atau Rp 12/saham.
Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen final SMDR di tanggal 8 Juli 2024 pukul 16.00 WIB.
Adapun cum dividen SMDR di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Juli 2024. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Juli 2024.
Sementara itu, SMDR menatap optimistis kinerja tahun buku 2024 karena tingkat freight rate yang menjanjikan sampai imbas konflik laut merah.
Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia sempat menyampaikan, SMDR optimistis target tahun ini akan dapat dilampaui seiring dengan proyeksi freight rate yang positif.
"Yang jelas, permintaan pasar baik. Apalagi, kalau ada kemacetan tentu akan ada antrean kargo yang perlu kami layani, sehingga okupansi kapal tidak akan ada keluhan dan kapal akan terisi dengan baik. Bahkan, kemungkinan akan diperlukan kapal tambahan,” jelas Bani dalam paparan publik, 26 Juni 2024.
Samudera Indonesia, hingga berita ini ditulis, belum menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2024.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





