Laba 2 Emiten Melambung di Atas 300%, Ada yang Punya Haji Isam
Sementara itu, Teladan Prima Agro (TLDN) mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 269,05 miliar sepanjang semester I-2024.
Nilai laba bersih tersebut melambung 324,40% dari Rp 63,39 miliar pada periode yang sama tahun 2023 lalu.
Per 30 Juni 2024, laba per saham juga melesat menjadi Rp 20,78. Dari sebelumnya Rp 4,90 pada akhir Juni 2023.
Teladan Prima Agro sebenarnya membukukan penurunan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan jadi Rp 1,86 triliun di Januari-Juni tahun ini. Pada periode yang sama tahun lalu angkanya Rp 1,91 triliun.
Tapi Teladan Prima Agro (TLDN) menekan beban pokok penjualan dari Rp 1,59 triliun menjadi Rp 1,31 triliun di semester I-2024.
Alhasil laba bruto emiten sawit ini meningkat menjadi Rp 551,23 miliar di paruh pertama tahun ini, dari sebelumnya Rp 323,42 miliar di semester I-2023.
Laba usaha jadi Rp 379,16 miliar, dibandingkan Rp 114,47 miliar pada semester I-2023. Lalu beban keuangan yang lebih tipis pada enam bulan pertama 2024 membuat laba sebelum pajak penghasilan menjadi Rp 348,54 miliar, dari sebelumnya di semester I-2023 Rp 64,76 miliar.
Saham TLDN pada perdagangan 30 Juli kemarin menguat 1,36% ke Rp 448. Dalam satu bulan terakhir saham ini baru naik 1,82%. Sedangkan dalam satu tahun terakhir melemah 1,75%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





