Bocoran Buyback Saham GOTO hingga Bisikan Kinerja Semester II
Menurut manajemen, jelas Edi, kinerja pendapatan secara historis umumnya cenderung lebih baik pada 2H dibandingkan 1H. Manajemen pun meyakini bahwa faktor musiman tersebut akan kembali terjadi pada tahun ini.
Selain itu, peluncuran fitur Buy Now, Pay Later (BNPL) pada Juni 2024 juga diyakini bakal mendorong pertumbuhan segmen fintech lebih kencang pada 2H24. Per Juni 2024, posisi pinjaman konsumen telah mencapai Rp 3,5 triliun, naik 3,5x lipat secara yoy dan +30% qoq.
Manajemen juga optimistis bahwa masih terdapat ruang lanjutan untuk efisiensi biaya, sehingga target adjusted EBITDA breakeven dapat dicapai.
Update terkait Buyback
Dalam ulasan Stockbit disebut, manajemen GOTO mengungkapkan bahwa perseroan telah melakukan buyback saham sebanyak 3,8 miliar lembar per akhir Juni 2024, dengan nilai pembelian mencapai US$ 12 juta dari total alokasi dana sebesar US$ 200 juta.
Realisasi buyback sejauh ini merefleksikan rata-rata harga pembelian saham sekitar Rp 50,5/lembar, dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar 16.000.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






