Astra (ASII) Bakal Ada Gebrakan, Target Harga Sahamnya Direvisi Naik
JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan laba bersih pada semester I-2024 dan kuartal II-2024 masing-masing sebesar 9% dan 4% yoy, tetapi melampaui ekspektasi BRI Danareksa Sekuritas dan konsensus.
“Laba bersih Astra mencapai 53% dari estimasi tahun ini, sedikit lebih tinggi dari rata-rata musiman yang sebesar 50%,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Richard Jerry dan Christian Sitorus dalam risetnya.
Menurut Richard, segmen otomotif Astra yang lebih lemah pada kuartal II-2024 (pendapatan/EBIT: -2%/54% yoy) sebagian diimbangi oleh segmen keuangan yang solid (pendapatan/EBIT: +11%/+8% yoy). Selain itu, kinerja segmen alat berat (UNTR) yang cukup baik secara kuartalan (pendapatan/EBIT: -1%/+8% qoq) juga turut membantu performa Astra.
Emiten berkode saham ASII tersebut juga mencatatkan peningkatan pendapatan ekuitas sebesar 12% yoy pada kuartal II-2024. Sebagian besar berkat pendapatan yang solid dari Astra Honda Motor/AHM (+9% yoy) dan Astra Daihatsu Motor/ADM (+46% yoy).
Sementara itu, dalam earnings call dengan analis, manajemen ASII tetap optimistis bisa lebih baik pada semester II-2024. Penjualan mobil secara nasional pada tahun ini dapat mencapai 920-950 ribu. Target penjualan itu turun 5-8% yoy atau lebih baik dibandingkan semester I-2024 yang turun 17% yoy.
Manajemen ASII, menurut Richard, juga mengindikasikan bahwa penjualan perseroan pada Juli 2024 meningkat 7% secara bulanan, yang menyiratkan penurunan pertumbuhan sebesar 15% yoy selama periode Januari-Juli 2024 dibandingkan Januari-Juni 2024 yang turun 17% yoy.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






