Hasil Ekspansi Nikel Harum Energy (HRUM) dan Target Harga Sahamnya
Dengan berbagai pertimbangan, Samuel Sekuritas merekomendasikan beli saham HRUM. Samuel Sekuritas memasang target harga saham HRUM sebesar Rp 1.600.
Baru-baru ini, HRUM sang juragan baru nikel mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp 1 triliun. Aksi korporasi ini diharapkan dapat mendukung likuiditas perdagangan saham perseroan agar lebih mencerminkan kondisi fundamental perusahaan.
“Perseroan meyakini bahwa pembelian kembali saham akan bermanfaat bagi perusahaan dan para pemegang saham,” ungkap manajemen Harum Energy (HRUM) dalam prospektusnya.
Perseroan berencana meminta persetujuan buyback tersebut dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 17 September 2024. Periode pembelian kembali saham dijadwalkan pada 18 September 2024 hingga 17 September 2025.
Baca Juga:
Hold Saham PTBA, Mengapa?“Sehubungan dengan pelaksanaan pembelian kembali saham, perseroan akan menganggarkan sejumlah dana yang berasal dari akun saldo laba per 30 Juni 2024. Dana yang dianggarkan perseroan dalam rangka pembelian kembali saham maksimal sebesar Rp 1 triliun, termasuk untuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara, dan biaya lainnya,” ungkap manajemen.
Pelaksanaan buyback diyakini tidak akan berdampak negatif secara material terhadap kegiatan usaha HRUM. Sebab perseroan memiliki modal kerja serta kas dan setara kas yang cukup untuk mendanai pembelian kembali saham, bersamaan dengan kegiatan usaha.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






