Minggu, 5 April 2026

Hasil Ekspansi Nikel Harum Energy (HRUM) dan Target Harga Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
11 Aug 2024 | 15:30 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha penambangan PT Harum Energy Tbk (HRUM). (Foto: HRUM)
Kegiatan usaha penambangan PT Harum Energy Tbk (HRUM). (Foto: HRUM)

JAKARTA, investor.id – PT Harum Energy Tbk (HRUM), perusahaan batu bara milik Kiki Barki yang tengah bertransformasi ke nikel, mencetak lonjakan volume penjualan nikel sebesar 63,1% qoq menjadi 13.874 ton pada kuartal II-2024.

Pertumbuhan itu terutama didorong oleh kontribusi signifikan dari PT Westrong Metal Industry (WMI) yang sebanyak 8.365 ton. Alhasil, Harum Energy membukukan pendapatan dari nikel yang terbilang kuat sebesar US$ 285,1 juta.

“Sementara itu, kenaikan harga nikel acuan di London Metal Exchange (LME) mencerminkan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) yang lebih kuat sebesar US$ 13.537/ton,” tulis analis Samuel Sekuritas, Farras Farhan dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Namun, menurut dia, laba Harum Energy pada semester I-2024 di bawah ekspektasi karena penurunan ASP batu bara menjadi US$ 94,5/ton dan penyesuaian satu kali (one off) dari perubahan nilai wajar WMI sebesar US$ 30,8 juta.

Sedangkan peningkatan kontribusi dari nikel, yang menghasilkan margin lebih rendah dibandingkan unit bisnis batu bara, mengakibatkan margin emiten berkode saham HRUM tersebut lebih rendah secara keseluruhan.

Pelemahan harga batu bara Newcastle dan nikel LME juga menjadi ancaman. Hal itu dipengaruhi oleh rendahnya permintaan dan isu kelebihan pasokan akibat perlambatan ekonomi global khususnya China, yang dapat berdampak buruk pada laba.

Meski demikian, penandatanganan MoU strategis dengan Eternal Tsingshan Group dan dimulainya operasi di tambang nikel laterit milik HRUM pada kuartal III-2024 diharapkan mampu memperkuat bisnis nikel HRUM, yang dapat mengimbangi potensi penurunan laba dari batu bara.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia