Minggu, 21 Juni 2026

Barito Renewables (BREN) Kian Kokoh

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Aug 2024 | 13:25 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). (Foto: BREN)
Salah satu fasilitas PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). (Foto: BREN)

JAKARTA, investor.id - FTSE Russell memasukkan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dalam perhitungan FTSE Global Equity Index untuk kategori large cap. Memperkokoh posisi emiten panas bumi tersebut.

Hal tersebut merupakan hasil dari review semi-annual yang dilakukan FTSE. “Perubahan ini akan efektif setelah penutupan pada 20 September 2024,” jelas pengumuman FTSE pada 23 Agustus.

Barito Renewables – emiten Prajogo Pangestu – masuk perhitungan indeks global FTSE untuk kategori large cap bersama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)/BSI. Emiten bank itu sebelumnya ada di kategori mid cap.

Saham Barito Renewables sendiri pada perdagangan Jumat (23/8/2024) kemarin ditutup menguat 0,80% ke Rp 9.450. BREN juga masuk top leaders IHSG di nomor 6 dengan memberikan dampak +2,83 poin.

ADVERTISEMENT

Dalam periode year to date (ytd) alias tahun berjalan, BREN di nomor 5 daftar top leaders IHSG dengan efek +78,29. Saham BREN melonjak 26,42% dalam periode ytd.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai kapitalisasi pasar alias market cap Barito Renewables tembus Rp 1.264 triliun. Ada di nomor 1 daftar emiten dengan market cap terbesar di BEI.

Market cap BREN menyalip  PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di nomor 2 dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 1.260 triliun.

Investment Analyst Stockbit Theodorus Melvin pernah mengungkap bahwa BREN sempat direncanakan masuk ke dalam indeks FTSE Global Equity pada 26 Mei 2024, tetapi kemudian batal karena kebijakan FCA. Namun kini BREN siap dimasukkan lagi dalam FTSE Global Equity Index.

Theodorus menyebutkan Barito Renewables Energy (BREN) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 29 juta (+3% yoy, +1% qoq) pada 2Q24. Hasil ini membuat laba bersih selama 1H24 menjadi US$ 58 juta (+1% yoy).

Aliran Dana Asing

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia