Ada Apa dengan Saham United Tractors (UNTR)?
JAKARTA, investor.id - Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 1,65% ke Rp 27.700 pada perdagangan 28 Agustus 2024 kemarin. Saham ini juga sempat menyentuh level tertingginya dalam 6 bulan terakhir Rp 27.850.
Dalam sepekan terakhir saham United Tractors menguat 5,62%, dalam sebulan terakhir naik 12,26%, dan dalam tiga bulan terakhir melesat 22,97%,
Saham United Tractors juga masuk dalam top leaders IHSG periode tahun berjalan di nomor 10 dengan memberikan kontribusi +17,12 poin.
Baca Juga:
Bisikan soal ABMMAnalis GaleriSaham.com Riditya Eka Mahendra Riju menyebutkan saham ini berhasil mencapai target minor 27.150 dan terus bergerak naik dalam fase uptrend.
Ia menambahkan bahwa kenaikan tajam yang terjadi di UNTR membuka peluang mengalami technical correction.
“Namun, selama koreksinya mampu bertahan di atas area target minor 27.150, ada peluang bagi UNTR untuk melanjutkan tren kenaikannya menuju 29.000,” sebut Riditya dalam ulasannya, Kamis (29/8/2024).
“Trading plan: Trend following,” paparnya.
Sementara itu United Tractors (UNTR) mencatatkan laba bersih Rp 9,5 triliun pada semester I-2024 atau turun 15% yoy. Meski demikian, pencapaian itu melebihi ekspektasi, karena mencapai 55% dari estimasi BRI Danareksa Sekuritas dan konsensus tahun ini.
“Laba bersih United Tractors sepanjang semester I-2024 didorong oleh pertumbuhan laba bersih kuartal II-2024 sebesar 10% qoq (-15% yoy),” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Christian Sitorus dalam risetnya.
Baca Juga:
Kejutan Saham Lo Kheng HongMenurut Erindra, faktor utama dari pencapaian laba United Tractors pada semester I-2024, yaitu pendapatan dari kontrak pertambangan yang lebih tinggi dari ekspektasi berkat volume yang lebih kuat dari perkiraan (+15% yoy vs perkiraan +10% yoy). Ditambah, dukungan margin yang diperkirakan dari pelemahan rupiah dan biaya unit lebih rendah karena volume lebih baik.
Hal itu seiring kuatnya pengiriman dari Pamapersada Nusantara, anak usaha United Tractors, yang mengungguli produksi nasional pada kuartal II-2024 karena curah hujan lebih tinggi. Volume penjualan batu bara pada semester I-2024 juga lebih kuat dari perkiraan sebanyak 5,8 juta ton atau 70% dari target 2024.
“Pertumbuhan produksi emiten berkode saham UNTR tersebut pada kuartal II-2024 juga terbilang sehat sebesar 14,9% qoq atau 14,9% yoy, serta kuatnya harga emas sepanjang semester I-2024,” ungkap Erindra.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





