Saham Antam (ANTM) Turun Terus saat Emas Diramal Bakal Begini
JAKARTA, investor.id - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)/Antam anjlok 2,76% ke Rp 1.410 pada perdagangan 29 Agustus 2024 kemarin. Saham Antam juga sempat menyentuh Rp 1.400 yang merupakan level terendahnya dalam sepekan terakhir.
Sebanyak 111,06 juta saham Antam ditransaksikan, frekuensi 22.405 kali, dan nilai transaksi Rp 157,17 miliar.
Saham emiten pertambangan ini juga memerah pada perdagangan 27 dan 28 Agustus masing-masing -0,68% dan -1,36%.
Di sisi lain, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)/Antam Arianto Sabtonugroho mengungkap proyeksi terkait komoditas emas ke depan. Hal tersebut disampaikannya dalam menjawab pertanyaan pada Public Expose Live 2024 Antam, Selasa (27/8/2024).
“Untuk emas, menurut kami dan juga selaras dengan pandangan beberapa analis di pasar, komoditas emas akan masih akan terus terpengaruh dari kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Amerika atau The Fed dan faktor-faktor lain seperti konflik geopolitik yang akan terus mendorong emas sebagai alternatif instrumen investasi yang dianggap cukup aman bagi para investor dunia,” jelasnya.
Karena itu, lanjut dia, Antam (ANTM) percaya pergerakan market balance akan mengarah pada penguatan permintaan emas. “Dan kami optimis untuk dapat mencapai peningkatan penjualan di tahun ini maupun tahun depan,” paparnya.
Pangsa Pasar
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






