Minggu, 21 Juni 2026

BI Rate Turun, Saham BTN (BBTN) Lompat, Target Harga Masih Jauh

Penulis : Jauhari Mahardhika
18 Sep 2024 | 22:13 WIB
BAGIKAN
Nasabah sedang menarik uang di ATM BTN (BBTN). (B-Universe Photo/Uthan AR)
Nasabah sedang menarik uang di ATM BTN (BBTN). (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pergerakan harga saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN kian melaju, setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 6% pada Rabu (18/9/2024).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBTN naik Rp 40 (2,7%) ke level Rp 1.485, dengan transaksi beli bersih (net buy) investor asing sebesar Rp 5,54 miliar. Adapun kisaran pergerakan saham BBTN di level Rp 1.445-1.495.

Dengan demikian, harga saham BBTN sepanjang September 2024 telah menguat 5,3% dari Rp 1.410 pada akhir Agustus menjadi Rp 1.485. Nilai net buy asing pada BBTN mencapai Rp 50,1 miliar.

ADVERTISEMENT

Head of Research & Strategy JP Morgan Indonesia, Henry Wibowo sebelumnya menyebutkan bahwa BI berpotensi memangkas BI Rate sebanyak 50 bps pada September-Desember tahun ini. Penurunan BI Rate akan berdampak positif terhadap saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga, seperti saham bank, khususnya bank yang fokus menawarkan kredit properti dan otomotif.

“Saham-saham bank juga akan mendapat manfaat terbesar dari peningkatan likuiditas dan arus modal setelah terjadi pemangkasan suku bunga. Pemodal akan mulai berinvestasi pada saham bank, karena 60% dari komposisi IHSG diisi saham di sektor tersebut,” jelas Henry.

Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya mengungkapkan, ada beberapa faktor yang dapat menopang performa keuangan dan saham BTN (BBTN). Salah satunya akuisisi bank syariah dengan tujuan pembentukan bank syariah.

Selain itu, BTN tengah bernegosiasi dengan mitra strategis untuk penguatan unit bisnis syariah perseroan. Sejumlah diskusi telah dilakukan, termasuk dengan PP Muhammadiyah, yang bisa menjadi salah satu pemegang saham di bank syariah yang akan dibentuk nantinya.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 29 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia