Entitas Barito Renewables (BREN) Perkuat Posisi, Gandeng Sejumlah Mitra
JAKARTA, investor.id - Anak usaha emiten Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), yakni Star Energy Geothermal secara signifikan bakal meningkatkan kapasitas terpasangnya.
Secara total, berbagai inisiatif yang diumumkan di konferensi ini diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas terpasang Star Energy Geothermal sebesar 102,6 MW, memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan energi geotermal terkemuka di dunia. Total investasi diperkirakan mencapai US$ 346 juta (sekitar Rp 5,3 triliun).
Hal itu diumumkan melalui pengumuman pemenang tender terpilih di dalam International Geothermal Conference and Exhibition 2024 (IIGCE), di mana Star Energy Geothermal berperan sebagai tuan rumah.
Adapun inisiatif utama yang diumumkan Star Energy, anak usaha emiten Prajogo Pangestu Barito Renewables (BREN), menggandeng sejumlah mitra, rinciannya yakni:
A. Penambahan Pembangkit Baru/Ekspansi
1. Ekspansi Salak Unit 7 (penambahan 40 MW)
Mitra: JO PT Timas Suplindo dan PT Rekayasa Industri
Proyek ini akan menambah 40 MW di lapangan panas bumi Salak, dengan memanfaatkan Program Penataan Ulang Injeksi Salak.
2. Ekspansi Wayang Windu Unit 3 (penambahan 30 MW)
Mitra: PT Inti Karya Persada Teknik
Ekspansi ini akan menambah 30 MW di lapangan panas bumi Wayang Windu, mengoptimalkan fasilitas permukaan yang ada untuk meningkatkan kapasitas total.
Baca Juga:
Muncul Kabar Begini dari PGN (PGAS)B. Peningkatan Kapasitas di Unit yang Ada
1. Retrofit Wayang Windu Unit 1 & 2 (peningkatan 18,4 MW)
Mitra: Konsorsium Fuji Electric Co. Ltd. (lead firm) dan PT Wasa Mitra Engineering
Retrofit ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi dan efisiensi Wayang Windu Unit 1 & 2, dengan peningkatan kapasitas total pembangkit sebesar 18,4 MW. Ini akan meningkatkan kapasitas setiap unit menjadi 124,45 MW dan lebih memastikan keandalan jangka panjang pembangkit listrik.
2. Retrofit Salak Unit 4, 5, dan 6 (peningkatan 7,2 MW)
Mitra: PT Fuji Electric Indonesia
Proyek Retrofit Salak akan mengganti rotor turbin dan diafragma dengan desain terkini, meningkatkan efisiensi dan menambah kapasitas gabungan Unit 4, 5, dan 6 sebesar 7,2 MW.
3. Retrofit Darajat Unit 3 (peningkatan 7 MW)
Mitra: PT Mitsubishi Power Indonesia
Melalui peningkatan teknologi, Retrofit Darajat Unit 3 akan meningkatkan efisiensi energi dan menambah kapasitas sebesar 7 MW, meningkatkan kapasitas total dari 122 MW menjadi 129 MW.
C. Kolaborasi Layanan Laboratorium
Mitra: PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
Kemitraan ini akan berfokus pada pengambilan sampel dan analisis fluida geothermal untuk lebih meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Berkelanjutan
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






