Minggu, 21 Juni 2026

Saham Adaro Minerals (ADMR) Diburu, Sempat Tersiar Info Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Sep 2024 | 20:50 WIB
BAGIKAN
Adaro Minerals (ADMR). Foto: Perseroan
Adaro Minerals (ADMR). Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) diparkir loncat 5,96% ke Rp 1.510 pada akhir perdagangan 27 September 2024 kemarin.

Sebanyak 135,33 juta saham Adaro Minerals ditransaksikan, frekuensinya juga tinggi laris manis sebanyak 17.560 kali, dan nilai transaksi Rp 203,63 miliar.

Saham ADMR cukup banyak diakumulasi pada Jumat kemarin. Broker BRI Danareksa Sekuritas mencatatkan net buy saham Adaro Minerals Rp 28,1 miliar, UBS Sekuritas net buy Rp 11,7 miliar, JP Morgan Sekuritas net buy Rp 11,2 miliar, dan Indo Premier net buy Rp 7,9 miliar.

Asing pun memborong saham anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) ini pada perdagangan kemarin. Di mana asing mencatatkan net buy saham ADMR Rp 53,4 miliar.

ADVERTISEMENT

Pada perdagangan 25 dan 26 September 2024, saham ADMR juga selalu positif masing-masing +2,27% dan +5,56%. Dalam sepekan terakhir, saham ADMR melompat 11,85%.

Di sisi lain, sudah tersiar bahwa Adaro Energy (ADRO) berencana melepas 99,99% saham PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) atau dahulu bernama PT Alam Tri Abadi, perusahaan yang bergerak di bisnis batu bara termal, dengan nilai berkisar US$ 2,45-2,63 miliar.

Terkait rencana transaksi itu, Adaro bakal meminta restu lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Oktober 2024.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen ADRO sempat mengungkap bahwa perseroan berencana untuk memisahkan bisnis pilar pertambangan dan juga beberapa bisnis pendukung di bawah AAI dengan pilar bisnis Adaro Minerals (ADMR) dan Adaro Green.

“Rencana transaksi perseroan diharapkan akan membantu AAI dan pilar bisnis non batu bara termal untuk meningkatkan fokus pengembangan dan kinerja,” papar manajemen Adaro Energy.

Pemisahan ini juga akan membantu bisnis hijau perseroan - melalui Adaro Minerals (ADMR) dan Adaro Green - untuk mendapatkan akses terhadap sumber pembiayaan yang lebih banyak, biaya pendanaan yang lebih kompetitif, memberikan akses yang lebih baik pada proyek-proyek ramah lingkungan dengan partner bisnis potensial peringkat atas, serta memberikan opsi investasi yang lebih banyak pada investor publik untuk berinvestasi sesuai dengan minat dan pandangannya.

Kalimantan Aluminium Industry

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 27 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 58 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia