Saham Bukit Asam (PTBA) Bangkit?
JAKARTA, investor.id - Saham emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali memerah dengan minus 0,32% pada perdagangan 1 Oktober 2024 kemarin.
Saham Bukit Asam juga anjlok 1,91% pada perdagangan sehari sebelumnya, yakni pada 30 September 2024.
Di 1 Oktober, sebanyak 55,81 juta saham PTBA ditransaksikan, frekuensi 13.916 kali, dan nilai transaksi Rp 170,1 miliar.
Saham PTBA juga kemarin cukup banyak didistribusikan. Broker Maybank Sekuritas Indonesia mencatatkan net sell mencapai Rp 19,4 miliar, sedangkan Sucor Sekuritas net sell Rp 11,4 miliar.
Asing pun banyak yang melepas saham Bukit Asam kemarin dengan membukukan net sell sebesar Rp 11,4 miliar.
Bullish Continuation
Meski dua hari terakhir selalu memerah, namun saham Bukit Asam (PTBA) masih melonjak 12,45% dalam periode satu bulan belakangan. Dan melejit 22,80% dalam periode tiga bulan terakhir.
Mandiri Sekuritas dalam analisis teknikal untuk perdagangan 2 Oktober merekomendasikan saham Bukit Asam (PTBA) untuk swing trade.
Mandiri Sekuritas menganjurkan untuk masuk di saham PTBA di Rp 3.120 dengan target harga Rp 3.350. Stop loss jika menyentuh Rp 3.000.
Dalam analisisnya, Mandiri Sekuritas membubuhkan keterangan saham Bukit Asam (PTBA), yakni bullish continuation (23/9/2024) hari ke-7.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






