Petrindo (CUAN) Siap Kembali Beraksi
JAKARTA, investor.id – Emiten tambang milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), kembali mencuri perhatian dengan rencana agresifnya untuk mengakuisisi aset-aset baru. Aksi ekspansif tersebut bertujuan untuk menjaga pertumbuhan kinerja perseroan secara berkelanjutan.
Chief Financial Officer (CFO) PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk Kartika Hendrawan menyampaikan, sebagai bagian dari Grup Barito, Petrindo mempunyai key performance indicator (KPI) untuk terus tumbuh. Salah satunya, melalui akuisisi.
“Kalau dari akuisisi, obviously kami mencari beberapa seperti mineral, batu bara, coking coal, dan beberapa mineral lain baik di dalam negeri maupun luar negeri. Tapi, saya belum bisa (bilang). Nanti, kalau sudah ada keterbukaan informasi (KI), kami share” ujarnya saat ditemui seusai menjadi pembicara di BNI Investor Daily Summit, JCC Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Menurut pria yang dekat disapa Hendrawan itu, akuisisi merupakan bagian dari implementasi strategi pertumbuhan berkelanjutan Petrindo. CUAN sudah menyiapkan dua strategi besar dalam jangka panjang yaitu diversifikasi dan integrasi.
Baca Juga:
Petrindo Mulai Kembangkan Coking CoalItulah mengapa, pada awal-awal 2024 Petrindo agresif melakukan akuisisi seperti mengambilalih PT Multi Tambang Utama (MUTU), aset tambang batu bara milik PT Indika Energy Tbk (INDY), sampai mencaplok PT Petrosea Tbk (PTRO).
Hendrawan optimistis, melalui akuisisi, Petrindo akan dapat menghasilkan keuntungan, yang pada gilirannya bakal berdampak pada meningkatnya pertumbuhan kinerja perusahaan.
Karena itu, Petrindo juga sudah menyiapkan skenario pendanaan untuk mendukung aksi korporasi ini melalui penguatan ekuitas seperti skema rights issue ataupun penerbitan obligasi. “Intinya, sebagai bagian dari Grup Barito, kami selalu dikasih KPI untuk terus tumbuh,” imbuhnya.
Ke depan, Petrindo berambisi menjadi perusahaan tambang terintegrasi mulai dari pemilik tambang, kontraktor, hingga infrastrukturnya.
“Jadi, banyak strategic value yang kami bisa extract dari PTRO sendiri bukan hanya menjadi kontraktor tambang, tetapi juga kontraktor EPCC. Jadi, banyak proyek yang mungkin bisa kami garap dari grup sendiri. Contohnya, dari Barito Energi, Chandra Asri. Ketika mereka ekspansi seperti bikin pabrik baru, atau infrastruktur baru, Petrosea menjadi private contractor bagi grup,” beber Hendrawan.
Konsesi 33 Tahun
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






