Sabtu, 4 April 2026

Direksi Emiten Keuangan Serok Saham Besar-besaran, Ada Apa?

Penulis : Harso Kurniawan
29 Nov 2024 | 19:17 WIB
BAGIKAN
Pialang memantau pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pialang memantau pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Direksi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance, perusahaan jasa keuangan subsektor asuransi, kompak beli saham di harga bawah. Hal itu terungkap dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/11/2024) hari ini.

Pembelian saham terbanyak dilakukan oleh Tatang Nurhidayat selaku presiden direktur TUGU. Tatang membeli saham TUGU dalam tiga kali transaksi, yakni 18 November 2024 sebanyak 2.500 pada harga Rp 1.045, lalu 22 November sebanyak 7.500 di harga rata-rata Rp 1.040 dan 704 ribu  saham pada harga rata-rata Rp1.142.

Dari tiga kali pembelian ini, dana yang dikeluarkan setara dengan Rp 814,38 juta. Saham TUGU yang dimiliki Tatang otomatis bertambah menjadi 1,15 juta atau setara dengan 0,0324%. 

Advertisement

Berikutnya adalah Emil Hakim yang menjabat sebagai direktur keuangan dan layanan korporat TUGU. Dia membeli 603.600 saham TUGU dengan harga rata-rata Rp 1.142 atau setara dengan Rp 689,31 juta. Pembelian yang dilakukan pada 22 November ini membuat kepemilikan Emil Hakim di saham TUGU bertambah menjadi 755.600 saham atau setara dengan 0,0213%.

Mengikuti rekannya, Direktur Pemasaran Asuransi TUGU Ery Widiatmoko juga memborong 603.600 saham pada 22 November. Dengan harga rata-rata pembelian di Rp 1.142, Ery merogoh kocek senilai Rp 689,31 juta untuk aksi ini, sehingga memiliki 0,017%.

Direktur Teknik Sudarlin dan Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Edi Yoga Prastyo juga melakukan aksi pembelian yang sama. Keduanya melakukan pembelian masing-masing 413.400 saham pada harga rata-rata Rp 1.142. Dengan demikian, masing-masing mengeluarkan dana Rp 472,1 juta untuk aksi ini.

Setelah transaksi, saham TUGU yang dimiliki Sudarlin bertambah jadi 615.900 atau 0,0173%, sedangkan saham Edi Yoga bertambah jadi 580.600 saham atau 0,0163%.

Analis Panin Sekuritas Sarkia Adelia melihat aksi pembelian saham TUGU oleh jajaran direksi untuk investasi merupakan suatu hal yang positif. “Pembelian saham oleh jajaran manajemen kunci mencerminkan optimisme terhadap fundamental dan prospek perseroan ke depan” kata Sarkia, Jumat (29/11/2024).

Dia juga melihat momentum kinerja TUGU saat ini positif dengan pertumbuhan premi dan peningkatan laba bersih yang berasal dari operasional inti perusahaan.

“Pendapatan premi masih tumbuh dobel digit, sedangkan loss ratio berhasil dijaga, bahkan diturunkan di level 56% jauh di bawah 62% pada tahun lalu.” tambah Sarkia.

Laba Bersih Meroket 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 22 menit yang lalu

Dorong Elektrifikasi untuk Perkuat Kemandirian Energi di Tengah Gejolak Global

Percepatan elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.
Lifestyle 36 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 51 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 59 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 2 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 2 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia