Jumat, 15 Mei 2026

Valuasi Lagi Murah

Penulis : Rama Sukarta
10 Des 2024 | 11:26 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor memantau pergerakan saham. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Research Analyst RHB Sekuritas Muhammad Wafi membagikan pandangannya mengenai potensi penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada bulan Desember ini. Menurutnya, selain musim window dressing yang ditunggu para investor, pada sata ini investor juga mengamati faktor-faktor lain.

Secara garis besar, Wafi optimis IHSG dapat mencatatkan kinerja yang positif sepanjang bulan Desember 2024. Salah satu faktor yang menjadi kunci dari optimisme Wafi adalah posisi price to earning ratio (P/E) IHSG yang sudah cukup rendah.

"Valuasi IHSG saat ini bisa dibilang relatif cukup murah. Mungkin salah satu yang termurah sebenarnya di ASEAN dengan valuasi sekitar 12-12,5 kali P/E. Itu jauh lebih murah dibandingkan valuasinya dari Thailand mungkin yang hampir 17 kali P/E atau Malaysia yang di sekitar 16 kali  P/E. Satu-satunya mungkin yang mengalahkan Indonesia adalah Singapura yang berada di 11 kali P/E," ucap Wafi kepada B-Universe di BEI Jakarta, Senin (9/12/2024).

ADVERTISEMENT

Wafi mengatakan, salah satu katalis penyebab koreksinya IHSG pada bulan November lalu adalah posisi P/E yang masih relatif tinggi dibandingkan negara-negara tetangga.

"Ini sebenarnya yang saya pikir membuat IHSG mengalami koreksi di November. Saat itu valuasi IHSG itu masih relatif tinggi di sekitar 14 kali P/E. Jauh lebih tinggi dibandingkan valuasi dari Shanghai Composite Index saat itu masih di 13 kali. Dan sekarang Shanghai Composite valuasinya juga masih di 13 kali. Jadi posisi IHSG secara fundamental masih lebih murah dibandingkan Shanghai Composite. Oleh karena itu, dengan valuasi yang relatif cukup murah itu sebenarnya membuat IHSG ini menjadi cukup atraktif bagi arus fund flow juga untuk kembali masuk ke IHSG," tambah Wafi.

Prediksi

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia